Hari Ini, 13 Orang Sembuh Covid-19, Prosentase Kesembuhan Pasien Capai Angka 96,98 Persen

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kotav Denpasar I Dewa Gde Rai

KBRN, Denpasar  : Kasus sembuh Covid-19 yang secara konsisten terus bertambah secara otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan pasian. Berdasarkan data resmi pada Sabtu (23/10) diketahui penambahan kasus sembuh sebanyak 13 orang. Meski demikian, kasus positif Covid-19 bertambah 7 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 2 orang.  

Dari data tersebut, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.723 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.584 orang  (96,98) persen), meninggal dunia sebanyak 993 orang (2,63 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 146 orang (0,39 persen).  

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

 Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00