Magnitudo Gempa Bali Kecil, Tapi Dampaknya Besar

Kerusakan Pelinggih akibat Gempa Karangasem
Kerusakan bangunan akibat gempa di Bangli

KBRN, Karangasem : Gempa bumi berkekuatan 4,8 SR yang mengguncang Bali yang berpusat di Karangasem dengan kedalaman 10 Km berdampak cukup besar dan merusak. Tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan, 3 orang dilaporkan meninggal dunia serta 7 lainnya mengalami luka berat. Gempa dangkal tersebut bahkan memicu terjadinya lonsoran dan reruntuhan batu di wilayah Karangasem dan Bangli. Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli I Ketut Agus Sutapa dikonfirmasi RRI di Bangli, Minggu (17/10/2021) mengungkapkan, saat ini tengah dilakukan pembukaan akses jalan yang tertimbun longsor tepatnya jalan masuk Desa Trunyan melalui Desa Abang Batu Dinding dengan menggunakan alat berat.// Penyaluran logistic juga dilakukan melalui jalur danau.

“Alat berat sudah mulai beroperasi untuk pembukaan akses jalan yang terdampak longsor yang masuk dari Abang Batu Dinding sampai Trunyan,” ungkap Agus Sutapa.

Sementara, Kalaksa BPBD Kabupaten Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengungkapkan, proses evakuasi korban dan assesmen cepat kerusakan fisik, sempat terkendala akses menuju lokasi, karena terhalang reruntuhan batu dan material longsor. Ia menjelaskan, lima warga berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup dan luka berat, sementara delapan lainnya luka ringan. Diungkapkan, saat ini alat berat tengah dioperasikan membuka akses jalan yang tertimbun longsoran di wilayah Desa Pempatan dan 8 titik jalan provinsi.

“Kurang lebih atai 8 titik jalan provinsi yang tertutup longsor, langkah – langkah cepat tengah dilakukan sehingga akses jalan kembali normal” pungkas Ida Bagus Arimbawa.

Berdasarkan asesmen sementara tim BPBD Provinsi Bali, kerugian materil yang ditimbulkan akibat gempabumi Karangasem meliputi 9 unit rumah rusak berat, 1 unit candi roboh, 1 unit pura rusak berat, 9 unit pelinggih (bangunan suci) rusak, 1 fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan mengalami kerusakan dan beberapa rumah rusak lainnya masih pendataan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00