Gempa 4,8 SR Tiga Warga Meninggal Dunia

KBRN,Bangli: Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, yang dirilis semalam, satu orang warga di Kabupaten Karangasem dilaporkan meninggal akibat gempa 4,8 SR  yang pusatnya dikabupaten Karangasem. Jajaran BPBD bersama TNI, Polda dan Pemkab langsung Turun Ke Lokasi Terisolir.

Selain itu ada lima warga lainnya sudah berhasil dievakuasi di Puskesmas terdekat dan RSUD Karangasem dalam keadaan masih hidup dengan kondisi luka berat. Sementara delapan lainnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal dunia lainnya adalah dua orang warga dari Kabupaten Bangli. Sebelumnya ada 4 jiwa dari 5 KK yang tertimbun reruntuhan bangunan akibat gempa telah berhasil diselamatkan oleh tim dan sudah dilarikan ke Puskesmas terdekat. Sedangkan 4 jiwa lainnya berhasil menyelamatkan diri masing-masing.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah provinsi Bali, I Made Rentin dalam keterangan persnya, sabtu (16/10/2021) malam mengungkap  Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Karangasem, Bangli, Denpasar hingga Lombok Utara.

" Proses evakuasi korban oleh tim BPBD di Kabupaten Bangli dan asesmen cepat kerusakan fisik sempat terkendala akses menuju lokasi karena terhalang material longsoran dan runtuhan batu tersebut," ungkapnya.

Pihaknya kemudian melakukan menjangkau lokasi terdampak melalui danau. Berdasarkan asesmen sementara oleh tim BPBD Provinsi Bali, kerugian materil yang ditimbulkan akibat gempabumi meliputi 9 unit rumah rusak berat, 1 unit candi roboh, 1 unit pura rusak berat, 9 unit pelinggih (bangunan suci) rusak, 1 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan dan beberapa rumah rusak lainnya masih dalam pendataan.

Dikatakan, saat ini, tim BPBD Provinsi Bali terus melakukan asesmen dan pendataan lebih lanjut mengenai kerusakan bangunan serta telah memberikan pertolongan pertama kepada para korban yang terdampak.

Kepada Masyarakat, terutama yang berada tak jauh dari pusat gempa Rentin berpesan agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, termasuk isu tsunami yang tidak benar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00