Kasus Sembuh dan Kasus Positif Covid-19 di Kota Denpasar Sama-Sama Bertambah 13 Orang

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kota Denpasar I dewa Gde Rai

KBRN, Denpasar  : Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih mencatatkan kasus positif, meninggal dan sembuh.  Berdasarkan data resmi pada Jumat (15/10) diketahui peningkatan kasus sembuh sebanyak 13 orang, kasus positif Covid-19 bertambah 13 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 1 orang.  

 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.647 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.486 orang  (96,92) persen), meninggal dunia sebanyak 989 orang (2,62 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 172 orang (0,46 persen).  

 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

 

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas. 

 

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai  

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00