BPBD Klungkung Minta Masyarakat Waspada Cuaca Tak Menentu

Banjir menggenangi rumah warga di Kusamba pasca hujan lebat yang terjadi beberapa hari lalu

KBRN, Klungkung: Dalam sepekan terakhir Bali dilanda cuaca tidak menentu. Dimana pada umumnya, bulan September ini seharusnya Bali mengalami musim kemarau. Namun pada beberapa wilayah masih sering terjadi hujan bahkan dengan intensitas yang cukup tinggi, termasuk di Kabupaten Klungkung. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung I Putu Widiada kepada RRI kemarin mengatakan cuaca yang tidak menentu bisa membuat imunitas seseorang melemah dan rentan terkena penyakit sehingga kesehatan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. Disamping itu pihaknya juga mengatensi potensi potensi bencana yang mungkin muncul di musim seperti saat ini. 

"Cuaca di Klungkung saat ini tidak menentu. Kalau dari BMKG ini kan musim kering sebenarnya. Kadang kadang disertai hujan yang tiba-tiba lebat seperti itu. Dan ini sangat mengganggu sekali kita di masyarakat, dan masyarakat bisa terpengaruh di kesehatan karna cuaca yg tidak menentu ini," ungkapnya

Putu Widiada lebih lanjut menjelaskan potensi kejadian cuaca ekstrem yang mungkin muncul pada masa peralihan seperti ini diantaranya banjir dan tanah longsor. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu, saat hujan lebat melanda, sekitar 200 lebih rumah warga di Kusamba terendam banjir, beberapa tembok penyengker dilaporkan roboh dan juga pohon tumbang.

"Ini yang perlu kita waspadai. Dan himbauan kita dari BPBD untuk masyarakat agar tetap waspada dan jangan sekali sekali membuang sampah ke selokan," himbaunya

Kalak BPBD Putu Widiada juga terus menghimbau masyarakat untuk selalu update perkiraan cuaca dari BMKG sebelum bepergian. Selain itu juga mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, terlebih situasi saat ini belum terlepas sepenuhnya dari pandemi Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00