Objek Wisata Dibuka, Nusa Penida Terkendala Sinyal

Bupati Klungkung didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung membuka objek wisata Kerta Gosa secara simbolis Objek Wisata di Klungkung, Rabu (15/9/2021)

KBRN, Klungkung: Pemerintah Kabupaten Klungkung secara resmi membuka sejumlah destinasi wisata sebagai tindak lanjut Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 15 Tahun 2021. Dalam SE itu disebutkan destinasi wisata dilakukan uji coba pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat serta penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabuapaten Klungkung, Anak Agung Gede Putra Wedana kepada RRI hari ini mengatakan pembukaan Destinasi Wisata yang ada di Kabupaten Klungkung termasuk di Nusa Penida sudah mengikuti ketentuan Protokol kesehatan. Adapun disebutkan objek-objek wisata yang dibuka yaitu Kerta Gosa, Monumen Ida Ratu Agung Jambe, Goa Lawah dan seluruh destinasi wisata Nusa Penida.

“Kemarin yang kita buka, kita sudah mendaftarkan tempat itu untuk bisa dijangkau dengan aplikasi PeduliLindungi,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gede Putra Wedana, Kamis (16/9/2021)

Kadispar Putra Wedana mengungkapkan aplikasi PeduliLindungi mungkin akan sulit diterapkan di kawasan Nusa Penida. Mengingat beberapa objek wisata di Nusa Penida belum mendapatkan akses internet yang maksimal.

“Karena ada objek antara 9 sampai 12 objek DTW yang ada di Nusa Penida tidak semua terjangkau jaringan. Seperti contoh di Tembeling blankspot sekali, Atuh, di Pantai Atuh di bawah sangat Blankspot sekali. Ini yang masih menjadi kendala kami. Tentu Pak Bupati sudah berkordinasi dengan Telkom untuk segera membantu Nusa Penida untuk menguatkan jaringan disitu,” jelasnya

Meski menjumpai kendala dalam penerapan Aplikasi PeduliLindungi di sejumlah kawasan, Putra Wedana mengatakan kondisi tersebut disikapi dengan mewajibkan wisatawan untuk menunjukkan sertifikat vaksinasi dosis kedua dan skring yang diperketat.

 “Sementara kita dibuka, tentu syarat yang harus dipenuhi. Akan tetapi dengan kendala itu tentu kita harus menyikapi dengan baik. Kemudian tidak lengah. Karena skriningnya banyak, prokes kesehatan, cuci tangan, hand sanitizer, pakai masker, jaga jarak tetap diberlakukan, ditambah dengan keterangan mereka sudah divaksin 2kali untuk masuk ke suatu destinasi,”imbuhnya

Ia juga mengharapkan kerjasama masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat pergi berwisata. Selain juga upaya pengetatan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga agar tidak lagi terjadi kelalaian dari masayarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00