Satgas Covid-19 Kabupaten Klungkung Beri Toleransi pada Kegiatan Keagamaan

Persiapan Upcara Ngaben Massal di Kabupaten Klungkung (doc: Humas Klungkung)
Persiapan Upcara Ngaben Massal di Kabupaten Klungkung (doc: Humas Klungkung)

KBRN, Klungkung: Upacara Keagamaan seperti Ngaben massal saat ini banyak diselenggarakan di sejumlah wilayah Kabupaten Klungkung. Setelah sempat tertunda di tahun 2020, prosesi upacara manusa yadnya tersebut kembali di gelar di tahun 2021 atas ijin Satgas Penanganan Covid-19. Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada dikonfirmasi di Klungkung menyebutkan upacara ngaben massal yang dilakukan masyarakat di Klungkung sudah mendapatkan ijin dari Bupati Klungkung selaku Ketua Satgas Covid-19. Pihaknya juga menghimbau masyarakat agar selalu menerapkan prokes yang ketat saat berkegiatan.

"Apalagi acara-acara adat begitu ramai juga marak sekarang musim ngaben masal. Jadi mohonlah masyarakat yang melaksanakan upacara seperti itu protokol kesehatan tetep dilaksanakan dengan ketat dan warga yang ngayah juga itu tolong dikurangi atau diaturlah jadwalnya. Seperti di SE Gubernur kan juga sudah dijelaskan upacara adat boleh dilaksanakan. Pak Bupati selaku Ketua Satgas selalu memberikan ijin cuman ditekankan protokol kesehatan dan masyarakat yang belum divaksin agar divaksin sebelum ngayah seperti itu,"ungkap Putu Widiada yang juga selaku Kalak BPBD Kabupaten Klungkung, Rabu (4/8/2021)

Selain upacara Ngaben massal, Putu Widiada menambahkan untuk pemulasaraan jenasah pasien Covid-19 juga mendapatkan kebijakan dari Satgas. Keluarga pasien diperkenankan memilih hari baik penguburan maupun kremasi sesuai dengan adat dan drestanya masing-masing.

"Di Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan kebijakan, kalau keluarga mau melihat, artinya setelah meninggal, keluarga boleh ikut memandikan mayat itu dan upacaranya boleh di rumah sakit. Keluarga yang ikut itu diberikan APD sesuai dengan standar kesehatan. Masih ada toleransi kita berikan kepada masyarakat. Kalau misalkan kita di Bali kan masih ada hari baik, kurang baik harinya itu, pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan ijin kok untuk menitip di rumah sakit mayat itu selama belum ada hari baik seperti itu," jelasnyanya

Berdasarkan update dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung per 4 Juli 2021, kasus meninggal dunia akibat paparan covid-19 berjumlah 101 orang dengan penambahan 1 kasus baru. Sementara pasien sembuh juga bertambah 21 orang sehingga kumulatifnya menjadi 2.181 kasus. Kasus aktif dalam perawatan berjumlah 439 orang dengan penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 38 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00