Bupati Badung Giri Prasta Pantau Penyaluran BLT di Kuta Utara

Bupati Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Adi Arnawa memantau langsung penyaluran BLT di Kelurahan Kerobokan, Kerobokan Kelod dan Desa Canggu Kecamatan Kuta Utara, Rabu (4/8)
Bupati Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Adi Arnawa memantau langsung penyaluran BLT di Kelurahan Kerobokan, Kerobokan Kelod dan Desa Canggu Kecamatan Kuta Utara, Rabu (4/8)

KBRN, Badung: Pemerintah Kabupaten Badung terus melakukan pemantauan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD Badung dengan memanfaatkan sistem QR Code. Untuk memastikan bantuan dan kebijakan politik anggaran Pemkab Badung sampai ke tangan masyarakat khususnya yang terdampak pandemi Covid-19, Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Ketua DPRD Putu Parwata dan Sekda Wayan Adi Arnawa turun langsung memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Kuta Utara, meliputi Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kelod dan Desa Canggu, Rabu (4/8). Turut hadir anggota DPRD Badung dapil Kuta Utara AA Ngr. Ketut Agus Nadhi Putra dan Made Suryananda, Camat Kuta Utara Putu Eka Parmana, Lurah Kerobokan, Lurah Kerobokan Kelod dan Perbekel Desa Canggu

Bupati Giri Prasta menyampaikan, pemberian BLT sebesar Rp300 ribu, selain untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat selama masa pandemi, juga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Sekalipun bantuannya sedikit tapi inilah wujud bakti saya kepada Krama Badung. Ini yang kami maksud dengan gerakan gotong royong bersama untuk masyarakat. Maka kami bersama jajaran dan DPRD Badung terus melakukan kontrol untuk memastikan BLT Badung ini dapat diterima oleh masyarakat yang penyalurannya dilakukan langsung oleh Kepala Lingkungan / Kelian Dinas dengan memanfaatkan QR Code” jelasnya.

Disamping itu Bupati Giri Prasta menyebut, pihaknya terus melakukan proses penyelarasan atau cleansing data dalam penyerahan bantuan tersebut.  dicontohkan seperti di wilayah Kecamatan Kuta Utara, pertanggal (4/8) terdapat 10 ribu lebih KK yang telah melewati proses penyelarasan data di dinas terkait, yang selanjutnya akan diberikan BLT oleh pihak kelurahan / desa bersama Bank BPD Bali.

"Inilah pentingnya kami melakukan cleansing data karena ke depan kami ingin setiap desa atau kelurahan memiliki big data, untuk mewujudkan desa presisi," katanya.

Selain bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana APBD Badung, dijelaskan Bupati Giri Prasta, saat ini di Kabupaten Badung juga sudah ada penyaluran beberapa bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00