Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar

 KBRN, Denpasar  : Sidang Paripurna ke-13 Masa Persidangan II DPRD Kota Denpasar digelar pada Selasa, (3/8) di Gedung DPRD Kota Denpasar.

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar Gusti Ngurah Gede ini dihadiri langsung Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya serta Forkopimda dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

 Dalam sidang paripurna tersebut, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menyampaikan usulan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Yakni Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar Tahun 2021-2026 Dan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (KUA) Serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022. 

Dalam Pidato Pengantarnya, Walikota Jaya Negara menjelaskan, mengacu pada kebijakan Pendapatan dan kondisi yang diharapkan mulai pulih pada tahun 2022, maka dalam Rancangan (KUA) dan (PPAS) Pendapatan Daerah Kota Denpasar Tahun Anggaran 2022 dirancang sebesar Rp. 2,12 ( Dua Koma Dua Belas ) Triliun Rupiah lebih.

 Yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah dirancang  Rp.764,49 ( Tujuh Ratus Enam Puluh Empat Koma Empat Puluh Sembilan ) Miliar Rupiah Lebih, yang berasal dari Pajak Daerah dirancang sebesar Rp.535,20 ( Lima Ratus Tiga Puluh Lima Koma Dua Puluh ) Miliar Rupiah Lebih, Retribusi Daerah dirancang sebesar Rp.29,10 ( Dua Puluh Sembilan Koma Sepuluh ) Miliar Rupiah Lebih, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan dirancang sebesar Rp.67,14 ( Enam Puluh Tujuh Koma Empat Belas ) Miliar Rupiah Lebih serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah dirancang sebesar Rp.133,04 ( Seratus Tiga Puluh Tiga Koma Nol Empat ) Miliar Rupiah Lebih.

 Jaya Negara menjelaskan,Dalam KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022, Belanja Operasi dirancang  Rp.1,91 ( Satu Koma Sembilan Puluh Satu ) Triliun Rupiah Lebih. Untuk Belanja Pegawai dirancang sebesar Rp1,03 ( Satu Koma Nol Tiga ) Triliun Rupiah Lebih, Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp.738,96 ( Tujuh Ratus Tiga Puluh Delapan Koma Sembilan Puluh Enam ) Miliar Rupiah lebih, Belanja Hibah sebesar Rp.137,20 ( Seratus Tiga Puluh Tujuh Koma Dua Puluh ) Miliar Rupiah Lebih, dan Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp3,56 ( Tiga Koma Lima Puluh Enam ) Miliar Rupiah lebih.Sedangkan Belanja Modal dirancang sebesar Rp.320,03 ( Tiga Ratus Dua Puluh Koma Nol Tiga ) Miliar Rupiah Lebih. Belanja Tidak terduga sebesar Rp.12,64 ( Dua Belas Koma Enam Puluh Empat ) Miliar Rupiah Lebih dan Belanja Transfer dirancang sebesar Rp.161,47 ( Seratus Enam Puluh Satu Koma Empat Puluh Tujuh ) Miliar Rupiah Lebih. Yang terdiri atas Belanja Bagi Hasil sebesar Rp.49,50 ( Empat Puluh Sembilan Koma Lima Puluh ) Miliar Rupiah dan Belanja Bantuan Keuangan sebesar Rp111,97 ( Seratus Sebelas Koma Sembilan Puluh Tujuh ) Miliar Rupiah Lebih.

 Berdasarkan target pendapatan dan belanja daerah yang telah kami uraikan tersebut di atas maka dalam Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022 terjadi defisit sebesar Rp.280,32 ( Dua Ratus Delapan Puluh Koma Tiga Puluh Dua ) Miliar Rupiah Lebih, rencana defisit ini akan ditutupi dari Pembiayaan Daerah, dimana Pembiayaan Daerah terdiri atas Penerimaan Pembiayaan yang bersumber dari perkiraan SiLPA tahun 2021 sebesar Rp.280,32 ( Dua Ratus Delapan Puluh Koma Tiga Puluh Dua ) Miliar Rupiah Lebih.

 “Kami mengucapkan selamat bermusyawarah serta berharap hasil yang terbaik dalam mendukung suksesnya pembangunan Kota Denpasar di segala lini guna mencapai peningkatan taraf hidup masyarakat menuju kesejahteraan rakyat," kata Jaya Negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00