Penambahan Kasus Sembuh di Kota Denpasar Tembus Angka 514 Orang, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 547 Orang

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kota Denpasar I dewa Gde Rai

KBRN, Denpasar, 

Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali mengalami penambahan yang signifikan pada Rabu (4/8). Berdasarkan data resmi, kasus sembuh Covid-19 bertambah  514 orang. Demikian juga kasus positif Covid-19 bertambah 547 orang dan 5 orang meninggal dunia.

 

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 5 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 514 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 547 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 27.761 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 20.948 orang  (75,46 persen), meninggal dunia sebanyak 530 orang (1,91 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  6.283 orang (22,63 persen).

 

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

 

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00