Komisi Empat DPRD Dukung PPDB Satu Gelombang

Ketua Komisi IV DPRD Gusti Putu Budiarta (IST)

KBRN,Denpasar: Tugas mencerdaskan kehidupan anak bangsa ditengah Pandemi Covid-19,harus tetap berjalan. Memasuki tahun ajaran 2021/2022 Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan Provinsi Bali kembali melaksakan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA dan SMK Negeri.

Untuk PPDB tahun ajaran 2021/2022 ini, Pemprop Bali memutuskan untuk membuka satu gelombang saja . Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada sekolah swasta untuk mendapatkan siswa baru.

Kebijakan Pemerintah ini mendapat dukungan dari Ketua Komisi empat DPRD Bali yang membidangi pendidikan. Ketua Komisi 4 DPRD Bali Gst Putu Budiarta mengatakan, kebijakan Pemerintah hanya membuka satu gelombang pada PPDB tahun ini sudah tepat. Kebijakan ini juga memberikan kesempatan kepada sekolah swasta untuk turut berkembang.

" Peran sekolah swasta juga sangat penting dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa," ucapnya.

Ketua Komisi 4 DPRD Bali Gusti Putu Budiarta mengatakan, peserta didik yang tidak mendapat sekolah di negeri dapat melakukan pendaftaran disekolah swasta. Menurutnya sekolah negeri dan swasta memiliki tugas sama yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Anggapan masyarakat jika sekolah swasta mahal biayanya, menurut politisi asal Pedungan Denpasar ini, sesungguhnya Pemerintah sudah memberikan bantuan operasional sekolah –BOS daerah.

BOSDa ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua terutama biaya pendidikan putra-putrinya. Sistem PPDB online diharapkan dapat menjamin terselenggaranya proses PPDB berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, tidak diskriminatif, dan kompetitif serta menjamin akses layanan pendidikan di Provinsi Bali menjangkau ke semua lapisan masyarakat, dapat dilaksanakan dengan mudah, terjangkau, dan berkualitas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00