Gunung Agung Level Waspada, Peta Jalur Evakuasi Tetap Disiapkan

Gunung Agung Level Waspada - Ist

KBRN, Karangasem : Kendati Gunung Agung berada di level waspada, berbagai pembatasan tetap diberlakukan salah satunya tidak direkomendasikannya pendakian maupun aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya dalam radius 2 Km.

Bahkan Pasebaya Gunung Agung tetap menyiapkan peta jalur evakuasi bagi masyarakat lingkar Gunung Agung kendati gunung tertinggi di Bali itu telah turun status ke level waspada.

Ketua Pasemetonan Jaga Bayam (Pasebaya) Gunung Agung I Gede Pawana dikonfirmasi RRI di Karangasem, Kamis (6/5/2021) mengatakan, berada di level waspada memang membuka peluang masyarakat beraktivitas kembali hanya saja masih ada pembatasan sesuai rekomendasi PVMBG. Diakui, Gunung Agung tetap berpotensi mengalami erupsi, karenanya jalur – jalur evakuasi wajib diketahui masyarakat sebagai upaya mitigasi bencana.

“Kita juga persiapkan peta jalur evakuasi jika terjadi hal yang tidak kita inginkan, jadi jalur evakuasinya jelas," ucap Gede Pawana.

Menurut Gede Pawana, masyarakat lingkar gunung agung sangat tanggap bencana dengan mewaspadai potensi aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan.

Ia meyakini, turunnya status Gunung Agung ke level waspada dapat kembali menggeliatkan ekonomi masyarakat yang sempat terdampak dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

“Masyarakat kami di lingkar Gunung Agung 28 desa untuk mata pencahariannya tetap bisa berjalan," pungkas Gede Pawana.

Berdasarkan data PVMBG, secara visual asap kawah Gunung Agung tidak teramati dengan tingkat kegempaan tektonik jauh berdurasi 78 detik.

Secara meteorologi terpantau suhu udara 21 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembaban udara 61 hingga 84 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00