Personil Kodim Bangli Dampingi Warga Menjalani Test Rapid Antigen

KBRN, Bangli - Tim Screening Puskesmas Bangli Utara, Kec. Bangli melakukan Rapid Antigen terhadap delapan orang warga Link. Pande, Kel. Cempaga yang telah melakukan kontak dengan seseorang yang terpapar Virus Covid-19, hal itu dilakukan agar mengetahui apakah warga tersebut tertular Virus Covid-19 atau tidak dan kalau memang tertular Tim Screening dapat mengambil langkah selanjutnya dengan pengambilan Spesimen PCR/Swab. Kamis (22/04/2021).

Babinsa Kel. Cempaga Koramil 1626-01/Bangli, Serka I Wayan Sujana bersama Bhabinkamtibmas ikut dalam pengawasan dan mendampingi warga yang sedang di Test Rapid Antigen. Pendampingan terhadap warga merupakan suatu wujud kepedulian Babinsa dalam membantu percepatan memutus mata rantai Covid -19 dan dapat memberikan keamanan, kenyaman dan suport bagi warganya apabila dalam pelaksanaan Test Rapid Antigen ada yang terpapar virus Covid-19.

Dari delapan warga yang dirapid antigen itu semuanya dinyatakan non reaktif sehingga tidak dilakukan Pengambilan Spesimen PCR/Swab, Sedangkan mereka sementara melakukan karantina mandiri sambil memastikan tidak ada gejala terhadap warga.

Sementara itu Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana S.I.P mengatakan, anggota Kodim 1626/Bangli melakukan Pendampingan Ravid Antigen atau Pengambilan Spesimen PCR/Swab ini merupakan sebagai tindak lanjut dari makin meningkatnya kasus Virus Corona di wilayah Kabupaten Bangli.

Kegiatan diharapkan dapat mencari kepastian warga di wilayah Kecamatan Bangli positif Corona atau tidak, tim kesehatan dari Puskesmas Utara melaksanakan pemeriksaan swab. Kodim Bangli sudah melakukan upaya pencegahan dan memutus penyebaran Virus, dengan kesadaran hati bila merasakan sakit dengan Gejala batuk, Flu dan sesak nafas agar segera melapor ke puskesmas terdekat," Ucap Dandim.

" Mengajak masyarakat, mari kita lindungi diri kita sendiri dengan keluarga dengan mentaati apa yang telah di canangkan oleh pemerintah untuk selalu melakukan social distancing atau physical distancing, dirumah saja kalau memang tidak perlu untuk keluar, biasakan mengunakan masker, dan cuci tangan, ” Pungkas Dandim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00