Update Covid-19 Kota Denpasar: Sembuh 18 orang

KBRN,Denpasar : Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara konsisten terus meningkat.

Berdasarkan data resmi, pada Rabu (14/4) ibu kota Provinsi Bali ini mencatatkan penambahan kasus sembuh 18 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, di hari yang sama kasus positif Covid-19 juga bertambah 56 orang.

Sementara itu, kasus meninggal dunia tercatat nihil. 

“Perkembangan kasus harian,  hari ini kasus sembuh bertambah 18 orang dan kasus positif bertambah  56 orang. Untuk kasus meninggal dunia nihil. Masih terjadinya penularan Covid-19 saat ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” katanya saat dikonfirmasi di Denpasar, Rabu (14/4/2021).

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 13.319 kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 12.190 orang  (91,53 persen), meninggal dunia sebanyak 280 orang (2,10 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  849 orang (6,37 persen).

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dimana, meski sudah diberikan kelonggaran dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat,  intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00