Belajar di RRI “Manusia dan Sejarah”

KBRN, Denpasar: Berkembangnya tehnologi media massa  menjadi tantangan  bagi  generasi muda untuk bisa mengenang kembali sejarah yang  semakin berperan penting karena semakin lama berjalannya waktu maka akan semakin bertambahnya ilmu.

Guru MA Tawakal Nanang Heri Sunarko,SS  pada acara belajar di RRI Denpasar dengan topik Sejarah Indonesia  “ Manusia dan Sejarah” Senin (2/8/2020)  menjelaskan hakikat sejarah  dibagi menjadi hakikat sejarah sebagai peristiwa dan sejarah sebagai kisah .

Hakekat sejarah sebagai peristiwa sangat menarik yang merupakan sebuah perkembangan  masyarakat  di  masa lampau dan betul betul terjadi dan memberikan manfaat bagi generasi muda. Ini sangat penting karena sejarah itu merupakan awal dari segalanya. Belajar RRI Denpasar yang dipandu penyiar Jako Pratama yang disiarkan Pro dua RRI Denpasar juga menyebutkan hakekat sejarah sebagai kisah juga sangat menarik karena  sejarah  sebagai kisah adalah sebuah upaya , kita yang hidup pada masa kini mencoba merenkontruksi  peristiwa masa lampau yang terjadi di masyarakat . 

Berbagai keterbatasan sebuah peristiwa ada yang tidak bisa tersampaikan di dalam masyarakat. Contohnya sejarah sebagai kisah seperti  peristiwa heroic di Kota Denpasar yakni peristiwa Serangan Umum Kota Denpasar yang terjadi 11 April 1946. Di saat ini kita sudah merdeka, tapi karena pihak penjajah tidak ingin melepas Negara RI sehinga ingin melakukan tindakan agresip dengan membentuk agresi2 .

Nanang Heri  Sunarko mencontohkan  Hakekat Sejarah sebagai suatu kisah yaitu peristiwa Serangam Umum Kota Denpasar yang sumbernya bisa dicari melalui berbagai kunjungan.  Kunjunga bisa dilakukan ke Museum Bajra Sandhi Renon, disana akan  ditemukan sebuah diorama, di Banjra Sandi ditemukan sejumlah peristiwa dalam suatu diorama. Salah satunya Diorama gugurnya Kapten Ida Bagus Japa.

“Dari diorama itu terlihat ada gambaran latar belakang tangsi Nica, yang sekarang ada di sekitar Kreneng, yang dipakai untuk lapangan pameran disitulah pernah terjadi peristiwa besar”, ujarnya.

Kembali kepada Diorama di Lapangan Bajra Sandhi Renon, disana dilukiskan ada beberapa bentuk serangan , pasukan  pimpinan Kapten Ida Bagus Japa ini beradapan dengan tentara Nica. Dari situlah kita coba melengkapi data ini dengan membaca buku dan literature yang bisa juga dicari di markas LVRI. Dari pejuang sejarah yang ada juga bisa dimintakan informasi bahwa di lapangan pameran seputar Kreneng itu merupakan bukti pernah terjadi pertempuran yang merenggut nyawa pejuang kita. Hal  ini  adalah sebuah pembukaan  terkait hakekat sejarah  sebagai kisah. Bagaimana generasi muda bisa merekontruksi, menggunakan media dan  Sumber sejarah yang ada kemudia ditata kembali sehingga dengan belajar bersama RRI  bisa menjadi wacana di sekolah maupun dimana saja untuk belajar sejarah secara serius dan bertanggung jawab.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00