Kompetensi Guru Meningkat, Sukseskan Kurikulum Merdeka Belajar

Ilustrasi Kurikulum Merdeka Belajar (Ist)

KBRN, Denpasar: Kurikulum merdeka belajar yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  mulai diterapkan  tahun ajaran 2022/2023. 

Penerapan KMB  diharapkan dapat memberikan semangat baru  dalam proses pembelajaran perserta didik  di sekolah sehingga terwujud sumber daya manusia (SDM)  Unggul Indonesia.

Sekretaris Dewan Pedidikan Kota Denpasar Anak Agug Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda kepada RRI di Denpasar, Minggu (7/8/2022) mengatakan KMB ini sejatinya terobosan  bagus untuk  meningkatkan kompetensi para siswa. 

Guna mendukung KMB ini  diperlukan  berbagai kesiapan mulai dari sekolah.  Tentunya hal ini terletak pada pimpida dalam hal ini  Kepala Sekolah sebagai pemimpin  di sekolah, harus mampu menterjemahkan apa yang menjadi kebijakan kemendikbud terkait  merdeka belajar sehingga mampu diimplementasikan ke dalam kurikulum.

"Kurikulum yang ada disinergikan sehingga apa yang  menjadi  harapan dari kemedikbud untuk  kebijakan merdeka belajar adalah bagaimana melahirkan SDM  yang unggul dari sisi kreatifitas, inovasi, agar dia mampu berkolaborasi", jelasnya.

Tini Gorda lebih lanjut mengatakan, guru juga  memiliki andil besar dalam menyukseskan KMB ini.  Kompetensi guru harus terus ditingkatkan sehingga mampu menjadi fasilitastor yang baik untuk para siswa.

"Yang terpenting adalah guru yang berkompetensi sesuai  dengan kurikulum yang  disinergikan dengan kurikulum merdeka  belajar, karena dia yang akan  menjadi fasilitator dari siswa", tegas Tini Gorda.

Kompetensi  guru  yang didukung dengan sarana prasarana yang memadai di sekolah menurut Tini Gorda  akan dapat mempecepat adaptifitas siswa.  Ia meyakini  sumber daya manusia akan mampu menggerakan perubahan  dunia, sehingga harus ada totalitas dari sisi komitmen dan konsisten selalu meningkatkan kompetensi sehigga menghasilkan anak-anak yang unggul.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar