Kecintaan Terhadap Hutan Mengantarkan Lali Yogantara Raih Gelar Doktor

KBRN,Denpasar: Kecintaannya terhadap lingkungan menginspirasi I Wayan Lali Yogantara untuk melakukan penelitian terhadap pelestarian hutan di Desa Adat Penggringsingan Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem.

Ditengah banyaknya hutan yang rusak berakibat pada gundulnya hutan sehingga menimbulkan fungsi hutan sebagai waduk penampungan air menjadi terganggu. Saat musim hujan terjadi kebanjiran dan saat musim kemarau kekurangan air.

Desa Adat Pengringsingan merupakan salah satu desa adat yang mampu melestarikan hutan  seluas 225.840 hektar atau 27.89 persen dari keseluruhan lahan desa adat dengan cara-cara yang telah ditradisikan melalui kearifan lokal desa setempat baik berupa awig-awig maupun mitotolgi.

Hasil penelitiannya ini juga yang mengantarkan I Wayan Lali Yogantara meraih gelar Doktor ilmu Agama di Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa Denpasar dalam sidang terbuka promosi Doktor di Aula kampus setempat, Kamis (7/7/2022).

Dalam Disertasinya Ia menjelaskan, terdapat beberapa alasan masyarakat desa adat Penggringsingan melestarikan hutan diantaranya pelestarian tradisi leluhur, melindungi desa dari bencana alam, pelestarian sumber air dan penyediaan upakara Yadnya.

Lali Yogantara yang merupakan dosen di UHN IGB sugriwa Denpasar mengatakan, adapun bentuk pelestarian hutan dilakukan berbasis mitos dan kearifan lokal yaitu mitos Dewa Indra dan lelipi slanbukit, penjagaan hutan dilakukan berdasarkan aturan-aturan adat. Penjagaan hutan juga dilakukan melalui upacara tumpek uduh, usabha sambah dan upacara neduh.

Implikasi dari pelestarian hutan desa adat penggringsingan ini yaitu peningkatan spiritual masyarakat, penguatan ideology Tri Hita Karana dan peningkatan perekonomian masyarakat.

Pria kelahiran desa Bugbug Karangasem ini berharap keberhasilannya meraih gelar Doktor ini dapat memotivasi mahasiswa S3 yang sedang menempuh kuliah di UHN IGB Sugriwa Denpasar untuk segera menyelesaikan studinya. Suami dari Ni Made Putu Suardani,S.Pd dan ayah dari Putu Agung Aryadhi Mahayoga,S.Pd.,M.Pd, Made Ayu Dhyani Paramita,SE dan Komang Dewi Komala Yogantari ini juga menjabat Wakil Ketua I PHDI Kabupaten Karangasem.

Direktur Pasca Sarjana Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Prof. Dr.Dra Relin D.E.,M.Ag menyampaikan apresiasi atas dikukuhkannya I Wayan Lali Yogantara sebagai Doktor Ilmu Agama ke-115.

Diharapkan hasil penelitian ini dapat berkontribusi bagi masyarakat Bali dan Indonesia umumnya. “ Apalagi pelestarian hutan saat ini sudah digaungkan Pemerintah daerah saat ini melalui Sad Kertih,” ucapnya.

Dikatakan , hasil karya penelitian pelestarian hutan ini dapat menjadi inspirasi dan dapat memberikan manfaat teoritis maupun praktis bagi seluruh masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar