Berkat Panca Sraddha, I Made Darmayasa Raih Gelar Doktor di UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

KBRN,Denpasar: Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar kembali melahirkan Doktor Ilmu Agama Ke-113 pada Kamis (30/6/2022).

Dibawah bimbingan Promotor Prof.Dr.Drs. I Gusti Ngurah Sudiana,M.Si dan Kopromotor Dr.Drs. I Nyoman Ananda,M.Ag  Dr. I Made Darmayasa  mengangkat judul Disertasi “Panca Sraddha Dalam Bhisma Parva Jawa Kuna dan Implementasinya Pada Kehidupan Masyarakat Hindu Di Bali” merupakan karya siswa yang membanggakan dan diharapkan dapat membangun jiwa-jiwa umat Hindu yang ada di Bali maupun di Nusantara.

Hal itu disampaikan Direktur Program Pasca Sarjana Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, Prof. Dr. Dra. Relin D.E.,M.Ag seusai sidang terbuka Promosi Doktor I Made Darmayasa di Aula Kampus setempat.

Prof. Relin mengatakan, dengan adanya judul Disertasi ini diharapkan pemahaman umat Hindu terhadap keyakinannya khususnya Panca Sraddha akan semakin meningkat.

“ Bisma Parva itu adalah hal yang sangat luar biasa karena pemahaman terkait Panca Srada selama ini kita masih hanya dasar-dasarnya saja. Dengan adanya judul Disertasi baru ini sehingga nantinya diharapkan pemahaman umat Hindu terhadap keyakinannya yang disebut dengan Panca Sraddha akan semakin tebal,” ucap Prof.Relin.

 Dalam Disertasinya, I Made Darmayasa yang merupakan Direktur Yoga dan Meditasi Culture of Life Malta menjelaskan, bahwa konsep ajaran Panca Sraddha yang ada dalam Bhisma Parva Jawa Kuno sesungguhnya adalah peta yang bisa dijadikan sumber tattwa terhadap praktik-praktik yajna atau Panca Yajna yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali.

Hal ini akan membantu memantapkan kesadaran umat dalam mengembangkan Sraddha dan bhakti dalam beryajna. Disebutkan penekanan tatwa merupakan hal yang sangat penting karena tatwa akan menyempurnakan arti serta makna Yajna beserta upakara dan upacaranya.

Dijelaskan, praktek-pratek  yajna yang tidak ditunjang oleh tatwa yang cukup dapat mempengaruhi sraddha dan bhakti umat dalam melaksanakan persembahan-persembahan suci yajna.

Dalam disertasinya tersebut, I Made Darmayasa juga mengharapkan masyarakat khususnya umat Hindu agar lebih mengenal, mendalami, dan melestarikan ajaran-ajaran yang terdapat didalam Bhisma Parva Jawa Kuna dan sastra-sastra Jawa Kuna lainnya sehingga menambah khazanah pengetahuan umat Hindu terhadap ajaran-ajaran Panca Sraddha.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar