Penasehat KKI Bali Terima Gelar Renshi dari Guru Besar Kushin Ryu

KBRN, Denpasar: Penasehat KKI Bali, Ida Bagus Putra Negarayana mendapatkan gelar Renshi dari Guru Besar Kushin Ryu, Soke Horyu Matsuzaki Ph.D.

Gelar Renshi itu diserahkan secara langsung  Wakil Ketua Dewan Guru PP KKI, Sensei Ardy Ganggas yang juga Sekum FORKI Bali. Gelar Renshi diterima IB Putra Negarayana atas dedikasi yang dia lakukan selama ini ikut membesarkan KKI di Bali.

Selain menerima gelar Renshi, IB Putra Negarayana yang juga Koordinator KKRYU Bali sebelumnya juga telah menerima ijazah Internasional dari WKKO (World Kushin Ryu Karate-do Organization) bersama 5 orang lainnya.

Ida Bagus Putra Negarayana, Sabtu (19/9/2020) yang juga penyandang DAN IV Karatedo itu mengaku bersyukur mendapat sertifikat Gelar Renshi dari WKKO. Sertifikat Gelar Renshi dia terima secara resmi pada acara Pemantapan Pelatihan Wasit Juri KKI Bali tahap II, yang dilaksanakan pada Minggu (23/8/2020) lalu di Wantilan Museum Pustaka Lontar Desa Wisata Dukuh Penaban, Karangasem.

Selain penyerahan ijazah DAN Internasional dari WKKO untuk enam orang Karateka KKI Bali, juga ada penyerahan Sertifikat Wasit Juri untuk 25 orang Wasit Juri KKI Bali. Mendapatkan Gelar Rensi adalah merupakan suatu kebanggaan bagi seorang karateka, apalagi Ijazah itu diberikan oleh Soke Horyu Matsuzaki yang merupakan Presiden dari WKKO yang berkedudukan di Jepang. Sebab tidak semua karateka akan mendapatkan gelar Renshi, walaupun persyaraten tingkatan DAN terpenuhi. Untuk itu, dia memiliki harapan, Keluarga Besar Kushin Ryu M. Karate-Do Indonesia (KKI) Bali kedepannya akan semakin kompak dan semakin berprestasi.

Menurutnya yang paling penting bagi setiap karateka supaya memiliki kompetensi yang kuat, yaitu: memiliki pengetahuan, memiliki keterampilan dan memiliki sikap mental yang baik. Makanya dia terus berkomitmen untuk ikut membesarkan KKI Bali bahkan wasit juri juga sudah dia fasilitasi lewat pelatihan.

KKI Bali kedepannya akan semakin siap jika menggelar kejuaraan mengingat kualitas wasit juri yang dimiliki dalam memimpin pertandingan sudah semakin baik. Pria yang juga seorang dosen di Poltekpar Bali itu mengingatkan, dari pesan yang disampaikan Soke Horyu Matsuzaki bahwa, bagi siapa saja yang berkeinginan menguasai ilmu karate, pertama dan terpenting dia harus rendah hati, tidak iri hati, murah hati, tidak buruk sangka, dan harus berprilaku baik.

“Tak hanya itu seorang karateka juga harus memelihara ketenangan spritual, dan berusaha keras menjadi teladan bagi semua orang. Dalam karate peranan seorang guru atau Sensei sangatlah penting dan sangat menentukan”, ujarnya.

Sensei adalah teladan yang mengajarkan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari, serta mengayomi murid-muridnya. Sensei merupakan orang yang melatih, menjaga dan mengayomi dalam latihan selama bertahun - tahun, yang memberikan ilmunya sepenuh hati dalam berlatih Karate.

"Sensei mengajarkan kebaikan setiap waktu terhadap murid-muridnya tanpa mengharapkan penghargaan sebagai balas jasa, hanya berharap ilmu yang diajarkan dapat diterapkan oleh muridnya dengan sebaik-baiknya," terang IB Negarayana.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00