Disupport Bapak Angkat PLN, Perkemi Bali Yakin Sabet Dua Emas PON

KBRN, Denpasar: Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali terus menanamkan jiwa optimisme kepada para kenshi terbaik Pulau Dewata yang akan berlaga di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Bumi Cendrawasih.

Ketua Komisi Dana Usaha Perencanaan Anggaran Pengprov Perkemi Bali yang juga Senior Manager PLN Distribusi Bali Putu Putrawan dalam Siaran Bina Atlet (Si-Balet) RRI di Dojo PLN Jumat, (18/9/2020) menegaskan PLN sebagai bapak angkat cabor shorinji kempo siap memberikan segala fasilitas yang diperlukan atlet untuk mewujudkan target dua emas PON. Selain ketersediaan sarana prasarana, Putu Putrawan juga menekankan resep sukses bagi para kenshi hanya mampu diraih melalui tiga cara yakni Fokus, Kerja Keras dan Disiplin  (FKD).

“Tentu kita PLN dan pengurus kempo Bali all out support 100 persen. Tapi mereka itu harus disiplin dengan metode FKD, dan IES (Intektual, Emosional, Spiritual) itu yang akan mendorong mereka untuk sukses di PON 2021”, tegasnya.

 Sementara itu Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy mengatakan saat ini para pengurus tetap memberi komando para atlet agar tetap menjaga performa. Diakui pandemi covid-19 yang masih merebak memang membatasi ruang gerak latihan para kenshi. Namun disiplin berlatih secara mandiri menjadi kunci utama para kenshi mempertahankan prestasi mereka di arena PON 2021.

“Pelatihan di dojo-dojo sementara memang diperpanjang untuk tidak latihan. Tapi khusus bagi atlet kita tetap patok mereka latihan mandiri di rumah dipantau pelatih dan pengurus. Untuk waktu-waktu tertentu memang bisa berkumpul tapi tidak melakukan kontak fisik, protocol kesehatan tetap dijalankan”, ujarnya.

Untuk diketahui pada multi event olahraga empat tahunan  di Paua nanti, Perkemi Bali sudah meloloskan 9 kenshi terbaik masing-masing Erasmus Naris Fendi, Varis Mardi, Rudi Sihalolo, Walter Rau, Agung Ratih Saraswati, Griselda Nadya Billy, Anak Agung Istri Darmamega Kelakan, Riska Medita, serta Ni Kadek Dhea Ardy Prabasari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00