Di Tengah Pandemi, Peraih Emas Sea Games Tetap Jaga Fisik

KBRN, Denpasar: Pandemi covid-19 membuat latihan para atlet di Bali kurang maksimal. Hal itu diakui pejudo kebanggaan Bali peraih emas Sea Games 2019 di Manila Filipina Gede Ganding Kalbu Soetama kelas -100 kg putra kepada RRI di Denpasar Sabtu, (12/9/2020).

Gede Ganding menurutkan di masa pandemi ini, latihan yang dijalani sebatas untuk menjaga kondisi fisik dan kebugaran.

“Yang saya bisa lakukan adalah menjaga kondisi fisik, kalau untuk meningkakan performa masih agak susah karena pandemi ini. Kita selama ini kebanyakan latihan mandiri dan kirim laporan ke pelatih. Ini memang agak kurang puas karena tidak ada kontak fisik dengan sparing partner, sehingga susah untuk meningkatkan latihan karena tidak ada dorongan langsung pelatih”, ungkapnya.

Sementara itu Pelatih Judo PON Bali Nyoman Sumerta mengatakan semua cabor mengalami nasib sama yakni latihan atlet terganggu. Namun di jajaran pengurus dan pelatih sudah berunding dalam pandemi ini latihan bersama dilakukan dua kali yakni Selasa dan Sabtu.

“Di tengah pandemi ini kita tetap latihan. Kita tidak ingin mereka sampai anjlok, sehingga mereka kami arahkan latihan di daerahnya masing-masing. Tetapi secara kebersamaan mereka wajib latihan seminggu dua kali”, tegasnya.

Nyoman Sumerta mengatakan berdasarkan hasil tes fisik sebelumnya, kelemahan-kelamahan yang dipantau pelatih terus dievaluasi dan diintesifkan sehingga performa atlet tetap terjaga. Selain itu saat ini cabor judo juga meramu program latihan dengan metode sport science bekerjasama dengan akademisi di Undiksha Singaraja. Untuk diketahui pada PON 2021 mendatang, KONI Bali menargetkan 5 emas dari cabang olahraga judo yang memang merupakan andalan Pulau Dewata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00