Bali Loloskan 24 Atlet Menuju Final Kejurnas Dancesport Virtual

KBRN, Denpasar: Kontingen Bali memastikan 24 atletnya lolos menuju babak final Kejuaraan Dancesport Virtual yang digelar 1 hingga 17 Agustus nanti. Babak final akan dilaksanakan bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun.

Hal tersebut disampaikan Manajer Tim Danceport Bali I Gede Yudi Septian Permana saat dihubungi RRI Selasa, (11/8/2020). Dikatakannya keberhasilan atlet melaju ke babak final tidak terlepas dari kegigihan dan kerja keras mereka mempersiapkan video pertandingan dengan matang. Bahkan saat latihan, banyak kesulitan yang harus dilalui demi tampil maksimal.

“Tentunya kita berharap atlet Bali mampu menjadi Juara Umum nantinya. Dari awal memang kontingen Bali sudah luar biasa baik dari venue mereka sudah siap, kostum siap, teknik mereka tampilkan dengan apik, ditambah “taksu”  (aura) Bali memang terlihat”, tuturnya.

Gede Yudi Septian mengatakan di babak final nanti tantangan berat kembali harus ditaklukkan kontingen Bali. Apalagi lawan-lawan yang dihadapi seperti Yogyakarta, Kalimantan Timur, dan Propinsi lainnya semakin maju dalam cabor dancesport. Dalam babak final nanti, ada sejumlah venue pengambilan gambar yang sudah disediakan yakni di wilayah Buleleng, Tabanan, Denpasar, Bangli, Gianyar dan Karangasem. Para atlet hanya memiliki waktu sedikit untuk mempersiapkan video, bahkan musik baru akan dikirim panitia 5 menit sebelum pertandingan. Meski demikian, Yudi Septian optimis Kontingen Bali mampu menjadi Juara Umum.

Sementara itu Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Pusat (PP) Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Made Suparmi mengapresiasi semangat yang ditunjukkan para kontingen dari berbagai Propinsi di Tanah Air. PP IODI memang sengaja merancang event Kejurnas ini, sehingga meskipun di tengah pandemic para atlet mampu mempertahankan kualitasnya.

“Kami dari PP IODI memang sengaja membuat Kejuaraan Daring ini. Kami melihat ternyata antusias peserta dari seluruh Indonesia luar biasa sekali. Kita juga langsung pantau bagaimana tim juri memberikan penilaian dengan baik”, ujarnya.

Made Suparmi mengatakan, dalam Kejurnas Virtual kali ini, kategori yang dipertandingan baru perorangan saja, namun melihat antusias atlet cukup tinggi, bulan depan PP IODI berencana menggelar Kejuaraan Virtual kembali dengan mempertandingkan kategori synchronize dan couple (berpasangan).

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00