Demi Merah Putih, Pejudo Anny Pandini Siap Tunda Pernikahan

KBRN, Denpasar: Pejudo kebanggaan Bali peraih medali emas Sea Games 2019 di Manila Filipina, Kadek Anny Pandini nomor -57 kg putri menyatakan siap menunda pernikahannya bila negara kembali memanggil untuk berlaga pada Sea Games 2021 di Vietnam.

Hal tersebut diungkapkan Anny Pandini saat diwawancara RRI Senin, (10/8/2020). Pejudo kelahiran 10 Mei 1993 itu mengakui berencana mengakhiri masa lajang tahun 2021. Namun bila negara mewajibkan untuk membela Merah Putih, Anny dengan mantap menyatakan siap, dan rela menunda momen bahagia dalam hidupnya.

“Tidak ada capek kalau untuk Tanah Air. Saya tergantung dari Indonesia, kalau memang dibutuhkan untuk negara pasti selalu siap, termasuk bila nanti harus menunda dulu untuk menikah. Kalau pasangan saya, dia sudah mengerti juga, karena ini demi negara apapun itu harus siap”, tegasnya.

Pejudo cantik yang juga anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) di Jasdam IX Udayana itu menambahkan saat ini belum ada panggilan pelatnas untuk Sea Games 2021. Berkaca pada pengalaman lalu pemanggilan Pelatnas cenderung dilakukan setahun sebelum event berlangsung. Saat ini dikarenakan pandemi covid-19 belum berakhir, ia bersama pejudo lainnya fokus pada persiapan membela Bali di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua.

Sementara itu Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan siap mendukung apapun keputusan pejudo kebanggaan kabupaten lumbung beras. Termasuk bila nanti Anny Pandini memutuskan pensiun setelah tampil di PON maupun Sea Games, Tabanan berencana langsung merekrut Anny menjadi pelatih.

“Kalau Anny memang sekarang ini dia siap-siap mau pensiun setelah PON,  karena dia sudah usia, dia juga mau berumah tangga.Kita akan mengalihkan dia menjadi pelatih, saya sudah sempat ngobrol mudah-mudahan mau menjadi pelatih Tabanan agar banyak pejudo lainnya di Tabanan yang menjadi juara seperti dia”, harapnya.

Dewa Gede Ary Wirawan memaklumi dalam usia Anny Pandini menginjak 27 tahun, wajar bila pejudo kesayangannya itu berencana mengakhiri masa lajang. Akan tetapi sebagai patriot olahraga sejati, saat negara memanggil, keputusan Anny menunda pernikahan juga patut diacungi jempol.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00