KONI Bali Nantikan Anggaran Perubahan untuk Menyokong Pelatda PON

KBRN, Denpasar: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali menantikan kucuran dana tambahan untuk mendukung operasional, dan pelaksanaan pemusatan latihan daerah (Pelatda) atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi dikonfirmasi RRI Sabtu, (8/8/2020) mengatakan pihaknya sudah mengajukan usulan Rp. 3 milyar rupiah dalam anggaran perubahan. Dirinya menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pemerintah propinsi, mengingat dana yang ada saat ini sangat minim dan dialihkan untuk menangani pasien covid-19.

“Kalau pemerintah sudah tahu dan kebutuhan ini memang riil diperlukan maka silahkan saja. Saya yakin pemerintah itu sudah tahu KONI itu seperti apa dan kebutuhannya seperti apa. Tujuan dan goal-goal yang ingin dicapai untuk nama baik Bali dan pemerintah dalam PON 2021 nanti”, ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan. Sebelum pandemi covid-19, sokongan dana dari pemerintah propinsi memang tidak ada hambatan. Namun karena pandemi ini, semua pihak mau tidak mau harus memaklumi, termasuk atlet pelatda yang kini berlatih tanpa mendapat insentif.

“Kalau dalam perubahan kita usulkan saja untuk hal-hal bersifat strategis dan yang sangat dibutuhkan itu adalah kaitannya dengan pelatda,” tegasnya.

Untuk diketahui sebelumnya KONI Bali kebagian hibah dari Pemprov Bali senilai Rp 5,2 miliar melalui proses rasionalisasi anggaran Rp 50 miliar untuk PON Papua yang diundur tahun 2021. Dari dana tersebut Rp. 1,1 milyar lebih sudah dikucurkan kepada atlet dan pelatih dalam bentuk tali asih.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00