Kejuaraan Dunia Petanque Virtual, Bali Suguhkan Perpaduan Sport Tourism

KBRN, Denpasar: Enam atlet petanque terbaik Bali sudah merampungkan seluruh video kompetisi dalam ajang Kejuaraan Dunia Virtual.

Penentuan pemenang akan dilakukan 6-8 Agustus mendatang, dengan 16 terbaik yang berhasil lolos akan meluncur menuju Perancis mengikuti babak final.

Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali Nyoman Yamadhiputra dihubungi RRI kemarin mengatakan dalam Kejuaraan Dunia virtual ini Bali memiliki nilai plus. Venue pengambilan video dipilih khusus yakni di objek wisata Tanah Lot, dan Danau Beratan. Menurut Yamadhiputra, dalam kompetisi kali ini dirinya tidak saja ingin menunjukkan kemampuan atau skill atlet Bali, tetapi memadukan video yang dikirim tersebut dengan unsur sport tourism.

“Kita memadukan sport dengan tourism. Ini yang membedakan dengan yang lain. Kami gunakan latar belakang objek wisata Tanah Lot, dan Danau Beratan. Anak-anak bermain di laut, mereka harus berdiri dengan kuat di tengah hembusan angina yang kencang dan deburan ombak”, tuturnya.

Yamadhiputra mengatakan secara keseluruhan kontingen Bali sudah mengumpulkan 11 video masing-masing 5 video kategori shooting Parthian atau nomor seni, dan 6 video kategori shooting standard. Ia mengakui peluang masuk 16 besar tetap terbuka, namun kompetisi yang melibatkan atlet dari berbagai negara ini persaingannya sangat ketat. Dirinya mengapresiasi kerja keras atlet mempersiapkan yang terbaik dari pagi hingga malam, dengan mengerahkan semua kemampuan masing-masing.

Sementara itu atlet petanque Bali I Made Khrisna Dwipayana berharap kerja kerasnya bersama atlet lainnya berbuah manis. Impian atlet kelahiran 3 Oktober 1998 itu cukup sederhana, yakni dapat tampil di Perancis, yang notabena negara asal olahraga petanque.

“Kalau saya tetap berdoa semoga meraih hasil terbaik. Saya, teman-teman dan tim pelatih sudah melakukan yang terbaik, jadi doanya itu biar lolos menuju Perancis”, ungkapnya.

Seperti diketahui dalam Kejuaraan Dunia Petanque Virtual 2020 ini, Bali mengikutsertakan enam atlet terbaik masing-masing  1 senior putra atas nama Made Khrisna Dwipayana dan 5 org senior putri yakni Alpida, Wulan, Tisna, Nia dan Abdi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00