Gede Arya Widhyantara, Regenerasi Baru Atlet Silat Bali

KBRN, Denpasar: Regenerasi menjadi hal mutlak yang harus diwujudkan setiap cabang olahraga untuk tetap mempertahankan tradisi emas untuk Bali di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.

Termasuk di cabang olahraga Pencak Silat, regerasi terus dilakukan pelatih dan pengurus untuk mencari bibit-bibit muda dan unggul. Salah satunya dari nomor tarung kelas C 55-60 kg putra, Bali kini bertumpu pada pesilat Gede Arya Widhyantara yang namanya kini mulai diperhitungkan di tingkat Propinsi, dan Nasional.

Di arena Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali 2019 di Tabanan, pesilat kontingen Kota Denpasar berhasil menyabet emas, kemudian disusul lagi di arena Pra PON juga mempersembahkan medali emas. Dihubungi RRI Selasa, (28/7/2020)  Gede Arya mengatakan multi event olahraga empat tahunan di Bumi Cendrawasih nanti merupakan penampilan perdananya untuk membela Pulau Dewata. Kini ia berjuang keras untuk mewujudkan mimpinya bertengger di posisi puncak mengharumkan nama Bali di Tanah Papua.

“Saya selalu bangun pagi langsung jogging dan latihan. Kalau bicara pengalaman saya bersyukur saat turun di Porprov astungkara saya bisa meraih emas. Lalu di Pra PON, astungkara masih bisa tetap menyumbang emas. Untuk PON 2021 ini merupakan pertandingan perdana saya di arena PON”, tuturnya.

Sementara itu Kepala Pelatih Silat Bali menuju PON Gusti Made Semarajaya menekankan untuk meraih atlet unggulan melalui proses seleksi ketat dengan prosedur professional, sehingga hasil regenerasi pun tidak diragukan lagi.

“Seleksi silat menuju ke tingkat Nasional kita melalui seleksi yang sangat ketat. Hasilnya pun kita seleksi dengan penuh kejujuran”, tegasnya.

Gusti Made Semarajaya menambahkan saat ini tim pelatih sudah merancang program jitu demi meraup medali emas PON. Namun mengingat pandemi covid-19 belum mereda, sehingga ada beberapa program yang dirombak seperti program latihn bersama dialihkan latihan mandiri, serta imunitas fisik atlet menjadi prioritas utama yang harus tetap terjaga di masa pandemi ini. Untuk diketahui IPSI Bali menuju PON berhasil meloloskan 21 atlet Pencak Silat, dan perkembangan mereka terus dimonitor melalui aplikasi pelatda bali.com.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00