KONI Bali Instruksikan Atlet dan Cabor Bersiap Menuju Tatanan Kehidupan Baru

KBRN, Denpasar: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali meminta cabang olahraga dan atlet di Pulau Dewata bersiap menuju Tatanan Kehidupan Baru.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi kepada RRI Selasa, (2/6/2020) berharap segala perubahan yang dilakukan menuju pada suatu kemajuan. Meskipun covid-19 belum sepenuhnya lenyap, namun sesuai instruksi Presiden mau tidak mau masyarakat khususnya para atlet harus menuju pada Tatanan Kehidupan Baru.

“Saya kira para atlet harus siapkan rencana ke depan karena ini sudah panjang sekali. Sesuatu yang panjang cenderung membuat bosan. Walaupun covid-19 ini belum bisa dibasmi tetapi sesuai apa yang dikatakan pak Presiden bagaimana kita jalan sendiri-sendiri tanpa bertabrakan. Kita tetap bisa menjaga imunitas dan melaksanakan aktivitas walaupun covid-19 masih ada”, ujarnya.

Ketut Suwandi mengatakan selama latihan protokol kesehatan pencegahan covid-19 masih dapat dilaksanakan dengan tertib dan disiplin. Ia meminta para atlet dan cabang olahraga segera mempersiapkan program menuju tatanan kehidupan baru.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali Nengah Sudiartha mengaku bingung untuk mengkondisikan atlet. Dari sekian cabor dibawah naungan KONI Bali, tantangan judo paling berat, karena olahraga asal Jepang ini mewajibkan ada kontak fisik dalam latihan.

“Dari semua cabor yang paling berat itu justru di Judo, karena judo harus kontak langsung, sementara yang lain bisa tanpa kontak langsung”, ungkapnya.

Sementara protokol kesehatan lain seperti penggunaan masker, bagi Nengah Sudiartha tidak masalah. Para atlet akan dipersiapkan masker N95 sehingga penularan melalui doplet dapat dihindari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00