PJSI Bali Berambisi Gaet 5 Emas di PON

KBRN, Denpasar: Keberhasilan para pejudo Bali menyumbang tiga medali emas di ajang Sea Games untuk Merah Putih menambah kepercayaan diri dan optimisme Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali.

 Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali I Nengah Sudiartha dihubungi RRI Sabtu, (7/12/2019) di sela-sela menonton pertandingan Sea Games di Filipina mengatakan tekad cabor judo saat PON 2020 di Papua adalah mempersembahkan medali emas terbanyak untuk Pulau Dewata.

Saat ini dengan tolok ukur hasil Sea Games Filipina, Sudiartha berani menargetkan 5 medali emas pada multi event olahraga empat tahunan di Tanah Air itu.

“Kita berharap judo Bali bisa meraih medali terbanyak di PON. Minimal 4 sampai 5 medali emas kita bisa upayakan. Itu target kita”, tegasnya.

Pasca Sea Games, Waketum PJSI Bali itu akan langsung melihat jadwal para atlet. Bila di Pusat tidak mengadakan Pelatnas, maka pihaknya akan memanggil pejudo unggulan tersebut untuk mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) mulai Januari 2020. Hal itu penting dilakukan mengingat beberapa pengalaman pejudo berprestasi di sejumlah daerah, pasca menjuarai event Internasional, justru tumbang saat tampil di arena PON.

“Juara olimpiade saat di PON justru gagal total. Dari pengalaman itu kita harus antisipasi, dan membuat program. Kalau di PB tidak ada pelatnas, maka kita yang akan membuat pelatda mulai Januari sehingga tidak menurunkan kemampuan dan kualitas mereka”, ungkapnya.

Nengah Sudiartha dengan gembira juga menyampaikan kabar baik. Dikatakannya, dengan keberhasilan pejudo Bali di Sea Games kali ini, Pengurus Pusat menjanjikan satu set matras berstandar Internasional untuk fasilitas berlatih para pejudo Pulau Dewata.

“Dari hasil ini PB menjanjikan sesuatu kepada Pengprov Bali, kita akan diberikan satu set matras berstandar Internasional, dan kita akan tunggu realisasi janji itu”, pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00