IPSI Janjikan 4 Emas PON untuk Bali

KBRN, Denpasar: Cabang olahraga Pencak Silat menjadi salah satu cabor unggulan Bali untuk menyabet medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Hal tersebut cukup beralasan, apalagi Bali memiliki pesilat-pesilat tangguh seperti Komang Harik Adiputra nomor laga kelas E Putra, dan Ganda Putri Sang Ayu Sidan Wilantari-Made Dwiyanti yang sukses menyumbangkan emas Asian Games 2018 untuk Merah Putrih.

Sekretaris Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali I Nyoman Yamadhiputra kepada RRI di Denpasar Selasa, (19/11/2019) mengatakan dalam multi event olahraga empat tahunan di Tanah Air nanti cabor silat diprediksi mampu menyumbang 2 hingga 4 medali emas bagi Bali. Berkaca pada hasil Pra PON, dimana Bali mampu meloloskan 21 atlet pada 17 nomor yang dipertandingkan, peluang mengantongi 4 emas cukup terbuka lebar.

“Paling tidak kita bias dapat 2 sampai 4 emas. Astungkara kalau bisa lebih nantinya, mudah-mudahan saja. Ini di PON nanti kan 1 kelas hanya 8 orang, jadi kalau menang sekali saja mereka, itu sudha pasti dapat medali”, ungkapnya.

Pria yang juga Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali itu mengatakan pasca laga Pra PON yang dijalani para atlet, IPSI Bali akan terus melakukan evaluasi. Terlebih saat PON 2020, atlet yang akan dikirim dan masuk tim definitive perlu digodok lagi dengan sisa waktu yang ada saat ini.

Terkait dimulainya pemusatan latihan bagi para Pesilat sebelum menuju PON 2020, menurut Yamadhiputra, jadwal Pelatda mengikuti agenda KONI Bali. Rencananya Pelatda untuk cabor-cabor dan atlet yang dipersiapkan untuk PON akan dimulai Januari 2020 mendatang.

“Untuk Pelatda, kita mengikuti jadwal KONi saja, tapi selama menunggu itu, kita akan tetap mengevaluasi para atlet dalam setiap kesempatan”, tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00