IPSI Bali Optimis Kantongi Lima Tiket PON

KBRN, Denpasar: Pasca pelaksanaan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Bali 2019 di Tabanan, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali mulai merapatkan para pesilat unggulan Pulau Dewata untuk dipersiapkan menuju ajang Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) di Jakarta November mendatang.

Sekretaris Umum Pengprov IPSI Bali Nyoman Yamadhiputra kepada RRI Sabtu, (21/9/2019) mengaku tidak ingin membuang-buang waktu lagi. Ajang Pra PON tinggal menghitung hari. Oleh karenanya dengan sisa waktu yang ada, semua atlet harus digenjot untuk berlatih intensif.

“Kami di Pencak Silat ingin tetap melestarikan budaya prestasi untuk Propinsi Bali. Kita akan melakukan persiapan intensif. Pada Porprov kita  sudah dapatkan juara-juaranya, setelah ini kita akan lakukan evaluasi, dan rekrutmen atlet, termasuk evaluasi bagi beberapa atlet yang perlu diseleksi”, ujarnya.

Yamadhiputra mengatakan, khusus nomor Laga kelas E Putra, dan Ganda Putri sudah dipastikan yang akan mewakili Bali adalah Komang Harik Adiputra, Sang Ayu Sidan Wilantari-Made Dwiyanti yang merupakan peraih medali emas Asian Games 2018 lalu.

Menyinggung soal target mengantongi minimal lima tiket PON yang dibebankan KONI Bali untuk IPSI Bali, Nyoman Yamadhiputra optimis target tersebut mampu dicapai.  

“Yakin kita mampu memenuhi target pak Ketua Umum KONI Bali, minimal kita meloloskan atlet di lima nomor, bahkan keinginan kami kita dapat meloloskan atlet di semua nomor, sehingga semakin besar peluang meraih medali di PON nanti”, tegasnya.

Pria yang juga Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali itu menambahkan, berkaca dari hasil Porprov Bali 2019 dikatakan sudah mulai muncul bibit-bibit anyar pesilat yang nantinya akan dijadikan atlet pelapis bagi seniornya pada berbagai event di level Nasional.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00