Indonesia Open Berakhir, Tim Perisai Diri Pusat Kantongi Tiga Emas

KBRN, Denpasar: Tiga dari enam atlet Perisai Diri, sukses meraih panggung tertinggi pada kejuaraan International Pencak Silat Indonesia Open Championship 2022.

Pada Babak final Kejuaraan bergengsi yang melibatkan para atlet Pencak Silat dari 66 kontingen serta tujuh negara itu dilangsungkan Rabu sore, (17/8/2022) di Padepokan Pencak Silat Indonesia TMII, Jakarta.

Alhasil Tim Perisai Diri Pusat sukses menyabet 3 emas, 3 perak dan 5 perunggu.

Pertandingan cukup alot harus dilalui para atlet Kelatnas Indonesia Perisai Diri di babak final, sebelum memastikan diri meraih medali emas ditengah ketatnya persaingan dengan atlet lainnya.

Emas pertama dipersembahkan Ni Made Indah Sindi Maharani dari Perisai Diri Bali setelah mengalahkan Kohaerunissa di kelas F Dewasa Putri, disusul Alegrya Hanjta Galambe di kelas A Dewasa putri setelah mengalahkan Andini Aklis dan emas ketiga diraih Sholikhah Putri Candra Purnama dari Perisai Diri Yogjakarta setelah mengalahkan Fera Vonika di kelas C Dewasa Putri.

Sementara Jessica Metta Amelia V dari Perisai Diri Jawa Tengah harus puas meraih perak setelah dikalahkan Ria Hasiriani Hasyim di kelas D Putri, dan M Iqbal dari perisai diri Sumatera Barat dikalahkan Panca Edi Rusyandi di kelas C Remaja Putra, serta Candra Firman Maulana dikalahkan Afies Barera Sayfulah di kelas B dewasa putra.

Medali perunggu diraih I Kadek Swastika  Yasa di kelas G dewasa putra, I Kadek Dwipa Jaya Kusuma di Kelas F remaja putra dan I Gede Ganes Swara di kelas H remaja putra dari perisai diri Bali,  serta Gindra Eka Hilmi Pandita dari Perisai Diri Kalimantan Selatan di kelas F dewasa Putra, dan Fadhilla Putra Andika dari perisai diri Sumatera Selatan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Kelatnas Indonesia Perisai Diri, Dr. Ir. Dwi Soetjipto, MM mengatakan sangat bangga dengan hasil yang ditunjukkan atlet-atlet Perisai Diri dalam event bergengsi tersebut, terlepas dari apapun hasil di babak final, namun event ini menjadi media yang baik bagi para atlet untuk menambah pengalaman dan jam terbang, terlebih aturan pertandingan yang diterapkan masih baru, dan wajib dipahami para atlet untuk menatap kejuaraan selanjutnya.

“Kami optimis atlet-atlet kita akan menyesuaikan dengan aturan baru yang ada dan akan menyelesaikan pertandingan kedepannya dengan baik”, tegasnya.

Sementara Manajer Tim Perisai Diri Pusat I Nyoman Yamadhiputra dihubungi di Jakarta mengungkapkan dalam Indonesia Open 2022 ini Kelatnas Indonesia Perisai Diri mengikutkan atletnya dari berbagai daerah seperti Bali, Jawa Tengah, DKI Jakarta, NTT, Jatim, Jogja, Kalimantan selatan, Sumatera Barat dan Jabar.

Menurut Yamadhiputra yang juga selaku Ketua Harian Perisai Diri Bali, secara umum penampilan atlet cukup baik dari segi teknik maupun fisiknya. Hanya saja dalam Kejuaraan ini, untuk pertama kalinya diberlakukan aturan atau regulasi baru menyesuaikan dengan aturan Sea Games dan Kejuaraan Dunia Pencak Silat, sehingga para atlet masih perlu adaptasi dengan aturan tersebut.

“Mereka melakukan yang terbaik menunjukkan performanya sebagaimana kemampuan mereka yang sesungguhnya. Ini karena kejuaraan bersifat open, jadi kekuatan hampir merata, disamping memang semua rata-rata tidak tahu atau belum terlalu paham dengan aturan baru yang diterapkan kali ini”, ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar