Binpres: Pemangkasan Nomor Porprov Masih Mungkin Terjadi

KBRN, Denpasar: Proses Entry By Number Pekan Olahraga Porpinsi (Porprov) Bali telah rampung dilakukan para kontingen Sembilan kabupaten/kota.

Dari SK KONI Bali, nomor yang akan dipertandingan di ajang Porprov Bali Gotong Royong 2022 ini sudah ditetapkan 552 nomor, dari total 41 cabang olahraga.

Namun kini Tim dari Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Bali masih terus bekerja untuk merekap seluruh data dari proses entry by number yang dilakukan.

Kabid Binpres KONI Bali Anak Agung Bagus Tri Candra Arka kepada RRI di Denpasar kemarin mengungkapkan, bila dari nomor-nomor yang dipertandingan tersebut, terdapat kekurangan peserta, kemungkinan besar nomor tersebut akan dicoret. Sejak awal, dalam aturan Porprov telah ditetapkan minimal dalam setiap nomor pertandingan wajib diikuti lima kontingen.

“Nanti bisa saja itu dipangkas, karena masih ada pesertanya tiga, berarti otomatis tidak akan dipertandingkan. Tim kami masih bekerja untuk mendata, dan nanti dari KONI Bali akan mengumumkan secara resmi hasilnya ke depannya”, ujarnya.

Kabid Binpres KONI Bali yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali itu mengatakan pasca enty by number, pada 20 Agustus hingga 20 September mendatang akan mulali bergulir entry by name. Ia meminta para cabor dapat mempersiapkan segala keperluan dengan baik, agar tidak menghambat proses yang telah berjalan.

“Porprov ini adalah ajang untuk persiapan atlet untuk PON 2024, jadi kualitas Porprov ini harus bagus karena merupakan bagian dari penjaringan, terlebih tahun depan kita sudah menghadapi Pra PON”, tegasnya.

Pria yang akrab disapa Gung Cok itu menegaskan, Porprov Bali Gotong Royong 2022 ini merupakan perhelatan bergengsi yang akan menentukan kualitas para atlet Pulau Dewata menuju Pra PON 2023 dan PON 2024 Aceh dan Sumatera Utara. Oleh karenanya menjadi keharusan bagi seluruh kontingen kabupaten/kota se-Bali untuk bersama-sama menyukseskan ajang ini, yang memang spesial digarap secara bergotong royong di masa pandemi covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar