PDIC Ditutup, Bali Tim A Sabet Piala Presiden

KBRN, Denpasar: Perisai Diri International Championship (PDIC) ke-10 tahun 2022 resmi ditutup di GOR Lila Buana Denpasar Rabu, (6/7/2022).

Alhasil Kontingen Perisai Diri Bali Tim A sukses menyabet Piala bergilir Presiden Republik Indonesia dan Piala Tetap Juara Umum I dengan raihan 30 medali emas, 5 perak dan 4 perunggu.

Juara Umum II diperoleh Kontingen Perisai Diri Jawa Barat dengan koleksi 6 emas, 9 perak dan 13 perunggu.

Juara Umum III diraih Kontingen Perisai Diri Jawa Timur dengan memperoleh 3 emas, 12 perak dan 16 perunggu.

Penutupan event yang telah bergulir sejak 1 Juli lalu tersebut dilakukan langsung Pembina Perisai Diri Bali Made Suwetja ditandai dengan pemukulan Gong, dan dilanjutkan dengan Hening Penutup.

Dalam sambutannya Pendekar Historik Pulau Dewata itu mengungkapkan PDIC bukanlah ajang bertanding bagi para pesilat Perisai Diri, melainkan sebagai wahana mempererat rasa persaudaraan dalam Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Perisai Diri. Hasil yang diraih peserta bukan mencari menang atau kalah, melainkan tolok ukur dari proses latihan yang telah dijalani para atlet selama ini.

“Kita tidak bertanding di sini, tetapi kita memelihara keakraban kita sebagai saudara Perisai Diri, untuk menumbuhkembangkan persaudaraan kita sebagai Keluarga Besar Perisai Diri, untuk mengukur sejauh mana kita sudah berlatih di tempat masing-masing, untuk mengenal siapa diri kita, kemudian mengenal sahabat dan saudara kita yang ada di luar”, tuturnya.

Pembina Perisai Diri Bali Made Suwetja secara khusus juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Bali Wayan Koster dan Nyonya Putri Suastini Koster yang merupakan ibu asuh perisai diri Bali atas segala dukungan, sehingga PDIC dapat terlaksana dengan baik dan lancar di Pulau Dewata.

Sementara itu Ketua Umum Perisai Diri Bali Ketut Selamet mengaku bersyukur Bali sukses sebagai tuan rumah dan sukses prestasi. Ia tidak memungkiri selama pelaksanaan masih ada sejumlah evaluasi dan catatan untuk penyempurnaan event selanjutnya.

“Mesti harus dievaluasi dari sisi pelatih-pelatih bagaimana menuntun adik-adik kita bertanding di lapangan agar sopan santun, dan menjunjung tinggi sportivitas agar lebih baik lagi kedepannya, meski sekarang sudah baik”, ungkapnya.

Ketut Selamet secara khusus mengapresiasi perjuangan atlet Perisai Diri Bali yang mampu menyabet Juara Umum I. Raihan 30 medali emas tersebut juga melebihi target awal 20 medali emas yang dipatok Tim Pelatih.  Selain penyerahan Piala kepada para Juara Umum, Technical Delegate PDIC juga mengumumkan para pesilat terbaik masing-masing Kategori Laga Terbaik Putra dan Putri  M. Misbakhul Munir (PD NTT), dan Sholikhah Putri Chandra Purnama (PD Jogja), Kategori Teknik Terbaik Putra Putri I Kadek Nove Rinanda (Bali Tim A), dan Aurum Nameerah Maraya Ajda (PD Jabar).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar