Atlet Cricket Indonesia Lolos Kejuaraan Dunia di Afrika Selatan Tahun 2023, Pemainnya 90 Persen Asal Bali

KBRN, Badung:  Atlet putri Cricket Indonesia umur 19 tahun lolos mengikuti Kejuaraan  Piala Dunia di  Afrika Selatan Januari 2023, setelah dalam final babak pra kualifikasi Selasa, (5/7/2022) menang atas team Papua Nugini (PNG).

Kejuaraan pra-Kualifikasi Piala Dunia tersebut dilaksanakan selama tiga hari di  Lapangan Universitas Udayana Bukit Badung Selatan.

Dalam pertandingan dua hari sebelumnya team Indonesia yang pemainnya kebanyakan dari Badung (Bali) bermain imbang melawan PNG.

Dalam pertandingan terakhir, Indonesia menang tipis 89 lawan 87, sehingga berhak mewakili negara Asia Pasifik (EAP) dalam kejuaraan Dunia tahun 2023.

Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali Anak Agung Bagus Tri Candra Arka, didampingi Sekretarisnya Nyoman Kariana dan Ketua Pengkab Cricket Badung Made Widana mengatakan, atlet yang akan mewakili Indonesia kali ini  sebanyak 11 orang berasal dari Badung, Denpasar 2 orang, masing-masing satu orang dari Jakarta dan Papua. Merekalah berjuang atas nama Indonesia, sehingga dapat menundukkan atlet Papua Nugini.

“Saya bangga 90 persen atlet Bali lolos ke Afrika Selatan dalam kejuaraan dunia nanti,” kata Gung Cok panggilan Tri Candra Arka yang juga Binpres KONI Bali itu.

Dalam acara penutupan Kejuaraan  pra Kualifikasi tersebut hadir pejabat Disdikpora Bali mewakili Gubernur, Ketua KONI Bali, Oka Dermawan, Ketum KONI Badung Made Nariana, Ketua Harian PP PCI, Abhiram Singh  dan Rob Gom dari EAP Acting Regional Development Manager sebagai pemantau.

Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan tertulisnya menyatakan kebanggaan kepada Cabang olahraga Cricket yang berkembang di Bali. Cabang ini menjadi juara umum dalam PON Papua tahun lalu. Dan kini sejumlah pemain junior usia -19 tahun putri lolos mewakli Indonesia ke Kejuaraan Dunia.

Gubernur menyatakan, kegiatan olahraga sesuai dengan visi Gubernur membangun Sumber Daya Manusia Bali yang unggul dalam menghadapi perkembangan global di masa mendatang.

Olaharaga juga akan membantu perkembangan dunia pariwisata Bali, yang belakangan ini kembali normal setelah mandeg selama dua tahun dilanda covid-19. (rilis)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar