KONI Badung Tak Penuhi Syarat Porprov, Ini Alasannya

KBRN, Badung: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali membuat syarat aturan Porprov terkait  jumlah official dibolehkankan setengah dari jumlah atlet ikut ke Porprov Bali. Hal itu sangat berat bagi Badung termasuk juga bagi KONI kabupaten dan kota di Bali.

Ketum KONI Badung Made Nariana dihubungi RRI Senin, (4/7/2022)  mengatakan kalau semua cabor mematuhi aturan tersebut akan memberatkan anggaran KONI yang turun drastis akibat dampak Covid-19 sejak dua tahun ini.

Ia mengatakan, aturan itu rupanya hanya copypaste dari aturan dalam kondisi normal. Sementara Porprov kali ini dilaksanakan dalam kondisi prihatin.

“Jumlah official boleh setengah dari jumlah atlet, kalau jumlah atlet 10, official boleh lima orang, kalau sepakbola 23 orang, berarti offcialnya 14 orang. Itu cukup berat bagi kita dari perlengkapannya. Seperti baju, tranning dan perlengkapan lainnya”, ungkapnya.

Made Nariana pun meminta kepada anggotanya agar atlet yang dikirim  realitis, jangan berlebihan. Prinsipnya semua cabor ikut ajang dua tahunan olahraga Bali tersebut.

“Kita tidak akan penuhi itu, meski cabor-cabor kita menuntut sesuai aturan. Namun sekalipun menuntut karena dana tidak ada, jadi kita akan penuhi sepertiganya saja”, tegasnya.

Properti atlet akan banyak dikurangi, termasuk try out juga dibatasi akibat dana yang sangat terbatas. Tetapi KONI Badung bersyukur, sekali pun kondisi prihatin,  atlet Badung tetap semangat melaksanakan latihan menuju Porprov Gotong Royong Bali 2022 November nanti.

Untuk diketahui, pada Porporv Gotong Royong kali ini Pemkab badung mengucurkan anggaran Rp. 27 milyar rupiah sudah termasuk bonus. Pencairan dana tersebut akan dilakukan bertahap dan saat ini setengah dari nominal anggaran tersebut sudah masuk rekening KONI Badung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar