Berburu Ketua Umum, Musorprov KONI Bali Sebulan Lagi

KBRN, Denpasar: Musyawarah Olahraga Propinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali tinggal sebulan lagi. Tanggal pelaksanaan sudah ditetapkan yakni 11 Maret mendatang dengan agenda utama memilih Ketua Umum KONI Bali periode 2021-2025.

Ketua Organizing Committee (OC) I Gusti Ngurah Oka Darmawan dalam dialog RRI Jumat, (28/1/2022) mengungkapkan sejauh ini persiapan Musorprov sudah hampir rampung. Berkas-berkas pertanggung jawaban juga sudah disusun untuk disampaikan dihadapan para peserta Musorprov. Namun hal yang dinantikan saat ini dari insan olahraga Pulau Dewata yakni dibukanya tahapan pendaftaran bagi para calon yang ingin maju sebagai Ketua Umum KONI Bali.

Menurut Gusti Ngurah Oka Darmawan syarat awal seorang calon dalam organisasi memiliki loyalitas tinggi untuk “ngayah” memajukan olahraga Bali. Bali yang kecil, namun saat ini sudah sangat dikenal dengan segudang prestasi atletnya di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Harus mempunyai kemampuan manajerial, punya semangat “ngayah” dan juga punya jiwa pemersatu”, ujarnya.

Ketua OC yang juga Sekretaris Umum KONI Bali itu menambahkan sejauh ini memang belum ada calon-calon yang muncul ke permukaan. Namun sempat juga ada usulan pejabat public boleh maju sebagai calon Ketum KONI Bali, namun kata Oka Darmawan secara aturan atau regulasi hal tersebut belum dapat dilakukan. Bila pejabat public ingin maju sebagai calon Ketum KONI Bali, maka yang bersangkutan wajib memilih salah satu.

Sementara pengamat olahraga dari Media Antara Komang Suparta menilai para calon-calon Ketum KONI Bali saat ini masih adem ayem, belum berani tampil langsung.

“Kelihatannya belum ada kandidat, mungkin ini karena target PON luar biasa, perjuangannya cukup berat hingga mampu meraih ranking lima besar untuk Bali”, ucapnya.

Diharapkan siapapun Ketum KONI Bali terpilih dalam Musorprov nanti, mampu mengemban tugas dan tanggung jawab dengan maksimal. Tidak saja mempertahankan prestasi peringkat lima besar di arena PON, namun juga mampu membina keolahragaan di sleuruh wilayah Bali secara merata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar