Proses Panjang, Perjuangan Karateka Kadek Krisna Berbuah Emas

KBRN, Denpasar: Kerja Keras tak pernah menghianati hasil. Itulah ungkapan tepat untuk menggambarkan perjuangan Karateka Bali I Kadek Krisna Dwi Antara yang sukses meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. 

Tampil di GOR Politeknik Penerbangan Kayu Batu Jayapura Rabu, (13/10/2021) Krisna sukses menundukkan atlet Sumatera Barat Millio Oner  dengan skor 4-1.

Kemenangan Hansoku atau menang mutlak   yang berhasil diraih atlet Bali dengan sapaan "BOS" itu tidak terlepas dari latihan keras dan proses panjang yang ia lalui. Krisna bahkan sempat menjalani latihan  persiapan PON pada dua tempat berbeda. Sebelumnya ia melakoni latihan bersama anggota TNI AD di Pusat Zeni TNI AD Matraman, Jakarta Timur, hingga latihan di Depok, Jawa Barat dibawah pengawasan pelatih Dony Zaiko yang difasilitasi Pengurus Karate Bali. 

Manager Karate PON Bali Sensei Armand Setiawan Wulianadi mengakui sejak awal memang mengincar emas dari nomor kumite -60 kg putra. 

"Ya, teman-teman media sejak awal tahu kita memang mengincar emas di kelas ini. Dia ditarik ke TNI kita kejar ke TNI. Kita carikan dia pelatih khusus Dony Zaiko di Depok, kita jaga dia sejak awal Pelatda, Sentralisasi hingga ke PON ini. Syukur akhirnya terwujud emas", ungkapnya. 

Rasa syukur juga diungkapkan Ketua Kontingen PON Bali Maryoto Subekti yang sejak awal pertandingan juga standby di venue memantau jalannya laga. 

"Patut disyukuri, terima kasih perjuangan atlet, pelatih, official yang tidak pernah lelah berjuang demi mengharumkan nama Bali. Kita berharap sore ini ada tambahan emas lagi untuk melengkapi target yang diberikan", harapnya. 

Sore ini karateka Bali masih akan melanjutkan  pertandingan. Peluang medali emas yang ditunggu-tunggu dari karateka penghuni pelatnas Bali Cok Istri Agung Sanistyarani (Coki) nomor kumite -55 kg putri. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00