Sehari Panen Enam Emas, KONI Bali Tak Ingin Berpuas Diri

KBRN, Denpasar: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali tak ingin jumawa dan berpuas diri meskipun perjuangan patriot Olahraga kemarin Selasa, (12/10/2021) sukses meraup enam keping emas dalam sehari. 

Ketua KONI Bali Ketut Suwandi dalam jumpa pers semalam menegaskan enam emas Bali yang tercipta berkat kerja keras semua pihak. 

"Bagi kami tidak ada hasil manis, semua itu karena kerja keras, keringat dan program perencanaan yang matang", tegasnya. 

Suwandi mengatakan raihan medali  emas Bali yang dipatok melebihi capaian PON Jawa Barat 2016 yakni 20 emas sudah melampaui dan masih on the track bahkan peluang untuk bertambah masih ada di sisa-sisa waktu yang ada sebelum penutupan. 

"Ada stabilitas yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan capaian 6 emas ini, kami pun tidak menganggap ini sebagai sesuatu yang luar biasa, karena memang ini murni karena perjuangan dan kerja keras dari seluruh tim", ujarnya. 

Ketua Umum KONI Bali dua periode ini mengingatkan pengakuan akan muncul setelah kerja keras. Oleh karena itu dalam babak final yang masih terus berlanjut hari ini di sejumlah cabor, dirinya tak ingin mental atlet terbebani dengan target, melainkan mereka wajib melakoni step by step dengn kerja nyata. 

"Kami yakin dengan semangat dan kerja keras semuanya akan bisa memberikan rasa bangga dan mengangkat harkat martabat masyarakat Bali di kancah Nasional. Sampai saat ini masyarakat cukup bangga dengan prestasi di peringkat lima ataupun enam. Mudah-mudahan di pengujung PON nanti kita bisa ada di posisi lima, mohon doanya", harapnya. 

Ketut Suwandi menambahkan dengan capaian prestasi Bali yang masih on the track ini sekaligus bukti bahwa patriot olahraga Bali kini mampu bersaing dengan kontingen daratan Jawa yang selama ini selalu merajai kompetisi PON. 

Hasil klasemen sementara perolehan medali di arena PON Papua Jawa Barat masih kokoh diposisi teratas dengan 108 emas, 87 perak, 97 perunggu. Posisi kedua Jawa Timur 97 emas, 79 perak dan 70 perunggu, DKI Jakarta diurutan ketiga dengan 90 emas, 74 perak, 85 perunggu. Tuan rumah Papua posisi keempat dengan 78 emas, 50 perak dan 84 perunggu. Jawa Tengah diurutan kelima dengan 23 emas, 43 perak dan 57 perunggu. Bali tetap bertengger di posisi enam dengan 22 emas, 19 perak dan 39 perunggu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00