Sabet Emas PON, Pesilat Kadek Wahyu Ingin Belikan Ortu Rumah

KBRN, Denpasar: Motivasi kuat dalam diri memegang peranan penting bagi seorang atlet untuk meraih podium tertinggi. 

Itulah yang telah tertanam kuat dihati pesilat Bali I Kadek Wahyu kelas G Putra yang sukses mengandaskan lawannya pesilat Jawa Barat Igi Rangga Barani di babak final dengan skor telak 5-0.

Bertempat di GOR Toware Jayapura Selasa, (12/10/2021) pertarungan Kadek Wahyu Vs Rangga cukup seru. Dua pesilat tersebut sejatinya baru ketemu dua kali. Pertemuan pertama pada Pra PON, dimana Kadek Wahyu pernah dikalahkan Rangga. Oleh karenanya PON Papua kali ini menjadi ajang balas dendam bagi Wahyu atas kekalahan sebelumnya. 

Seusai pertandingan pesilat asal Marga Tabanan itu menuturkan sejak awal dirinya sudah mempersiapkan diri dengan matang agar mampu mengalahkan pesilat Bumi Pasundan tersebut. 

"Saya pernah kalah sama dia, bertemu kedua kalinya. Pertemuan pertama memang saya lagi cidera lutut jadi kalah telak 5-0.  Dua tahun setelah Pra PON saya benar-benar baca tekniknya, dan saya memang ingin balas di sini", ungkapnya. 

Pesilat Bali yang baru berusia 24 tahun itu mengatakan selain hasrat tinggi mengalahkan lawannya, impian tulus yang ingin Wahyu wujudkan adalah ingin memberikan orang tuanya rumah. 

"Tadi menang 5-0. Perasaan bisa membawa emas senang banget karena memang saya ingin membanggakan kedua orang tua saya, karena memang cita-cita kalau dapat bonus ingin membelikan orang tua rumah. Itu motivasi saya yang utama", tuturnya. 

Ditanya suka dukanya dalam persiapan bertanding di arena PON, Kadek Wahyu mengatakan sempat ada perasaan waswas akibat cidera yang pernah diderita. 

"Kendala persiapan karena saya ada cidera tapi belum operasi, kadang timbul nyeri, tapi saya tidak mau larut, saya buang-buang jauh pikiran takut, karena pelatih juga motivasi kalau kaki kanan sakit masih ada kaki kiri", ucapnya. 

Pasca pelaksanaan PON, Kadek Wahyu berniat akan menikmati liburnya beberapa saat sebelum kembali tancap gas untuk mempersiapkan  diri mengikuti seleknas. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00