Kerja Keras, Kempo Bali Siap Rebut Empat Emas PON Papua

Kontingen Kempo PON Bali

KBRN, Denpasar:  Cabang olahraga (cabor) kempo oleh KONI Bali ditarget membawa pulang 2 medali emas dari ajang PON XX/2020 Papua, 2-15 Oktober 2021. Meski hanya 2 emas, namun tim kempo akan bekerja keras merealisasikan 4 medali emas dari ajang tersebut.

Wakil Ketua Umum Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Bali Fredrik Billy, mengatakan 2 medali emas yang ditargetkan KONI Bali optimis bisa tercapai, bahkan dengan kerja keras para kenshinya, tidak mustahil bisa merebut 4 medali emas.

“Saya tidak peduli dengan psywar yang ditabuh provinsi lain, bahkan ada yang menargetkan juara umum cabor kempo. Kami akan tetap fokus pada 4 medali emas itu,” ucap Billy ditemui di sela-sela pelepasan kontingen PON Bali oleh Gubernur Wayan Koster, di Halaman Kantor Gubernur Bali,  Jumat (17/9/2021).

Cabor kempo PON XX Papua dipertandingkan mulai tanggal 9 sampai 13 Oktober 2021 di GOR Sidi, Kabupaten Jayapura, memperebutkan 17 medali emas di nomor embu (seni) dan randori (tarung).

Ditanya dari nomor apa 4 medali emas bakal diraih tim kempo Bali? Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali mengatakan dari nomor embu maupun randori. Hanya saja di kelas apa, Billy enggan menyebutkannya.

“Semua kenshi kita di kelas dan nomor yang diikuti wajib kerja keras mewujudkan 4 emas, kalau melihat kerasnya mereka berlatih, saya rasa optimis apa yang kami pancang itu tercapai,” kata pria yang juga advokat ini.

Billy mengatakan persiapan tim kempo Bali menuju PON Papua sudah dilakukan sejak lama. Mereka memang tidak menjalani try out karena pandemi Covid-19, bahkan try in tim kempo Papua pun batal, tetapi Pengprov Perkemi Bali mendatangkan pelatih nasional dari Jakarta yang juga Majelis Guru PB. Perkemi, Djumhana Sidik.

Penyandang sabuk VII DAN ini, kata Billy, memoles kemampuan para kenshi selama tiga hari pada bulan Juli 2021 lalu. Bali sendiri di PON Papua mengutus 4 kenshi putra dan 5 kenshi putri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00