Rugby Terbiasa Mandiri Tidak Soal Tanpa Manajer Tim  

Made Erawan

KBRN, Denpasar : Pengprov Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali telah menentapkan 12 atlet putri pilihan yang akan mengusung kebesaran Bali pada cabang olahraga rugby di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Oktober mendatang.

Atlet ini sekarang lebih konsentrasi menguatkan pertahanan fisik, karena cabang olahraga ini kerab melakukan benturan untuk merebut bola. Ketua Umum Pengprov Rugby Union Indonesia (PRUI) Bali, Made Erawan, di KONI  Bali, Minggu (1/8/2021) menjelaskan, untuk menakar kualitas para atlet khususnya menyangkut fisik, para atlet putri  acapkali sparing dengan tim putra. “Memang benar hanya tim putri yang tampil pada PON Nanti, tapi tim putra yang selama ini ikut berlatih menjadi sparing tim putri,”ucap Made Erawan.

Terkait dengan tidak direstui kahadiran manajer tim rugby, kata Made Erawan tidak masalah, tim ini sudah terbiasa dengan kemandirian. Kemudian ketika TC Sentralisasi diberlakukan, Made Erawan mengusulkan TC di Tabanan dan Gianyar, pertimbangannya mendekatkan diri dengan tempat latihan, dan keberadaan atlet.

Sementara itu, Pelatih Rugby PON Bali  I Gusti Putu Wedha Astawa menjelaskan, di Papua nanti tim Rugby Seven akan bertanding di Lapangan Rugby TNI AU pada tanggal 4-6 Oktober mendatang. Durasi bertanding selama 3 hari itu akan dimanfaatkan betul untuk mewujudkan medali bagi kontingen Bali. Riana Safitri

Wedha Astawa mengatakan  bersama Wira Ditta Lokantara (pelatih,red)  dibantu Edward dari Selandia Baru untuk meningkatkan teknik para atlet. “Pelatih dari Selandia Baru itu sangat konsen memberi pelatihan kepada para atlet, bahkan saat try in dengan tim luar Bali selalu ambil bagian dalam melakukan evaluasi untuk perbaikan,”paparnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00