Dua Atlet Mundur dari PON, FORKI Bali Harus Kerja Keras

Tim Karate PON Bali

KBRN, Denpasar:  Dua atlet pelatda Pekan Olahraga Nasional (PON) cabang olahraga karate dipastikan mundur. Atlet tersebut sejatinya sudah mengantongi tiket PON nomor kumite -61 kg putri atas nama Kadek Candi Wijayanti, dan Agus Putra Bimantara nomor kumite -55 kg putra.

Manajer Karate PON Bali Sensei Armand Setiawan Wulianadi kepada RRI di Denpasar Sabtu, (8/5/2021) mengatakan dengan sisa waktu lima bulan menuju PON, FORKI Bali harus kerja keras dalam menggenjot potensi atlet. Meskipun untuk dua atlet yang mundur itu sudah dicarikan pengganti, tetapi harus diakui performa mereka masih di bawah level atlet yang digantikan.

“Muncul pertanyaan apakah atlet yang menggantikan lebih baik dari yang digantikan, jujur memang saat ini atlet kami belum lebih baik. Namun untuk persiapan tim kami berusaha agar atlet tidak jenuh, kami masukkan tim sparing. Atlet yang sudah mundur digantikan atlet yang masuk sebagai atlet sparing dalam tim PON”, ujarnya.

Sensei Armand memaklumi alasan dua atlet tersebut mundur karena ingin mengejar karir. Pengprov FORKI Bali dalam hal ini tidak bisa memaksakan diri, mengingat event PON yang semula dijadwal 2020 mundur ke tahun ini akibat covid-19, sehingga rencana atlet untuk masa depan pribadi mereka juga terganggu.

“Ke depan memang semestinya atlet berpotensi ini lebih diperhatikan. Saya juga mohon maaf karena lebih konsen ke prestasi mereka tanpa memikirkan latar belakang mereka. Rencana PON ini dari tahun 2020 yang mundur memang menganggu planning pribadi mereka sehingga mereka terpaksa mundur”, imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00