Prui Denpasar Mulai Tancap Gas

Ketum Prui Denpasar (Kiri) Luh Santika bersama Pembina Prui Bali Nur Faizah

KBRN, Denpasar: Ketua Pengkot Prui Denpasar Luh Santika dihubungi RRI Kamis, (6/5/2021) mengaku kecewa karena Prui Denpasar belum mampu menyumbang atlet di pelatda PON.

“Saya sangat kecewa, karena biasanya Denpasar itu selalu yang utama dan pertama terlebih menjadi satu-satunya kota di Propinsi Bali seharusnya sellau terdepan”, ungkapnya.

Di masa awal kepemimpinannya menahkodai Prui Denpasar, menurut Luh Santika, gerak cepat yang akan dilakukan untuk mengejar ketertinggalan tersebut yakni mengintensifkan program pencarian bakat dan bibit-bibit atlet menyasar sekolah-sekolah dari tingkat SD.

“Saya akui sejak pertama diberi amanah memimpin Prui Denpasar masih buta dengan rugby. Tapi saya prihatin karena dibilang rugby di Denpasar sangat loyo. Jadi saya putuskan mengambil tanggung jawab ini. Ada tiga poin untuk Prui Denpasar. Fokus utama konsolidasi dengan pengurus untuk pengembangan rugby di sekolah-sekolah, kemudian pencarian bakat anak-anak di mana posisinya untuk diikutkan turnamen, ketiga kami akan secepatnya koordinasi dengan KONI Denpasar menuju Kejurda dan Porprov”, paparnya.

Luh Santika mengatakan pada PON selanjutnya Prui Denpasar siap mematok target mampu melahirkan atlet rugby PON untuk Pulau Dewata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00