Pelatih Harus Jujur Jangan Tutupi Hasil Riil

Ketut Suwandi (kiri)

KBRN, Denpasar :  Pelatih, atlet maupun pengurus supaya menjunjung sportifitas, dalam arti menyampaikan hasil yang riil tidak banyak alasan apali menutup-nutupi hasil try in yang sudah dilakoni.

Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, Kamis (22/4/2021), ketika ditanya soal hasil yang dicapai cabang panjat tebing dan criket  saat try in. Sekilas kata Suwandi telah menerima laporan dari kedua cabang olahraga itu. “Kami nanti akan panggil atlet maupun pengurus untuk menyampaikan progress yang telah dicapai dan hasil yang digapai pada try in, supaya jelas penyebab para atletnya tidak bisa bertengger sesuai harapan,”ucap Ketum KONI Bali, Ketut Suwandi.

Namun Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi mengapresiasi program panjat tebing dan  criket yang mempunyai inisiatif menggelar try in. Program try in dimasa pandemi lebih baik dibanding harus try out. “Sekarang ini harus bisa mengelola anggaran yang bersumber dari Pemprov Bali. Dana hibah yang diberikan Pemprov ke KONI Bali sebesar Rp39 miliar, termasuk untuk operasional, karena itu program KONI harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada,”kata Suwandi.

Karena itu, Suwandi menyarankan supaya cabor-cabor yang dipersiapkan menuju PON, lebih baik menggelar try in, sehingga dana yang untuk try out bisa dimanfaatkan kebutuhan yang lain menuju kualitas atlet, misalnya untuk nutrisi dan sebagainya. “Lebih baik cabor-cabor mengundang provinsi lain supaya bisa menguji para atletnya sebelum PON berlangsung,”bebernya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00