Olahraga Dancesport Masuk Eksebisi Olimpiade

Sekjen PP IODI Made Suparmi

KBRN, Denpasar: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 9 Tahun 2021 tentang Panitia Pencalonan Indonesia Sebagai Tuan Rumah Olimpiade Tahun 2032. Keppres ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 13 April 2021.

Hal tersebut mendapat respon positif dari insan dancesport di Pulau Dewata.

Sekretaris Jendral Pengurus Pusat Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (PP IODI) Made Suparmi kepada RRI di Denpasar Kamis, (22/4/2021) mengatakan kabar baik kemajuan olahraga dancesport tahun ini yakni bisa masuk eksebisi olimpiade di Tokyo Jepang. Walau belum dipertandingkan resmi, tetapi dengan eksebisi tersebut akan membuka jalan bagi olahraga dancesport untuk semakin go Internasional, apalagi bila nantinya Indonesia mampu terpilih menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

“Untuk Olimpiade Tokyo tahun ini kita belum dipertandingkan resmi, tetapi baru eksebisi, ini cukup menggembirakan dan menjadi sejarah juga untuk dancesport go internasional. Kalau dari segi prestasi B-Girl kita luar biasa, dan dari B-Boy kita juga masuk peringkat delapan dunia. Mudah-mudahan dengan kesempatan eksebisi ini kita bisa memberikan yang terbaik untuk atlet dan Tanah Air”, ujarnya.

Wanita yang juga Ketua Umum Pengprov IODI Bali itu mengatakan 24 Mei mendatang Pengurus Pusat IODI juga akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) di Bali untuk membahas sejumlah program demi mematngkan prestasi dancesport di tingkat Internasional termasuk Sea Games Vietnam, dimana dancesport dipertandingkan resmi dengan 10 kategori.

“Nanti bulan Mei tanggal 24 ini kita juga akan Munas di Bali, mudah-mudahan di bandara sudah bisa dibuka, dan pandemi sudah mulai menurun, sehingga Munas kita bisa offline. Agenda utamanya memang pemilihan Ketua Umum, dan membahas program peningkatan prestasi juga di sana termasuk event Internasional Malaysia secara online nanti”, pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00