Bandara Ngurah Rai Ingatkan Ancaman Bom Palsu Berujung Sanksi Hukum
- 06 Agt 2026 06:39 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Badung – Manajemen Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa bandara agar tidak bercanda, membuat, maupun menyampaikan informasi palsu mengenai ancaman bom. Penyampaian informasi palsu terkait ancaman keamanan di bandara merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Imbauan tersebut disampaikan setelah Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menerima informasi elektronik yang mengandung dugaan ancaman bom pada Minggu, 2 Agustus, pukul 21.58 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, Komite Keamanan Bandara bersama instansi terkait segera menjalankan prosedur penanganan ancaman keamanan sesuai standar operasional yang berlaku.
Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, mengatakan hasil penelusuran menunjukkan informasi dugaan ancaman bom tersebut tidak benar. Operasional penerbangan dan pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai pun tetap berjalan normal, aman, dan terkendali.
"Namun setelah ditelusuri dan ditindaklanjuti, dipastikan kembali bahwa tidak ada kebenaran terkait dengan informasi yang kami terima. Jadi penerbangan dan operasional bandara tetap berjalan dengan normal, lancar, dan terkendali," ujar Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum PT Angkasa Pura Indonesia Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi, dalam video statement yang disampaikan pada 4 Agustus.
Gede Eka juga mengingatkan masyarakat dan pengguna jasa bandara agar tidak bercanda, membuat, maupun menyampaikan informasi palsu mengenai ancaman bom. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pada kesempatan ini kami juga menghimbau kepada seluruh pengguna jasa dan masyarakat untuk tidak bercanda menyampaikan informasi palsu karena ini akan ada sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima telah terverifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menegaskan keamanan dan keselamatan operasional bandara tetap menjadi prioritas.
"Pada kesempatan ini juga kami menyampaikan kepada seluruh pengguna jasa dan masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan kembali informasi yang diterima dan memastikan bahwa informasi tersebut terverifikasi," kata Gede Eka.
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai merupakan objek vital nasional yang pengamanannya dilaksanakan secara ketat sesuai peraturan perundang-undangan. Manajemen bandara akan terus berkoordinasi dengan instansi berwenang dan menyampaikan perkembangan lebih lanjut melalui kanal komunikasi resmi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....