Berkicau di Medsos, Jerink Penuhi Panggilan Polda Bali

Denpasar : Setelah mangkir dari panggilan pertama, drummer SID I Gede Ari Astina alias jerinx akhirnya memenuhi panggilan penyidik ditreskrimsus Polda Bali atas kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik seperti dilaporkan ikatan dokter Indonesia - IDI Bali.// Jerinx SID selaku saksi terlapor dihadapan wartawan di Polda Bali kemarin mengklaim, postingan di akun instagramnya yang menyebut IDI kacung WHO murni sebagai kritikan bukan bermaksud menghina organisasi profesi dokter di Indonesia.// Menurut jerinx, postingan tersebut sesuai fakta dan menyuarakan jeritan masyarakat yang merasa terbebani dengan biaya2 yang wajib dkeluarkan saat melahirkan termasuk swab test.//

“Yakin seratus persen yang saya lakukan itu benar, tidka bermaksud negative atau buruk jadi ya yang saya lakukan itu murni sebatas kritik ya”, ucap Jerinx.

 Sementara, kuasa hukum I Wayan Gendo Suardana menyebut, dalam kasus ini jerink masih berstatus saksi terlapor. Ia mengungkapkan pemenuhan panggilan ini membuktikan jerink menghormati proses hukum, namun seharusnya unggahan kliennya dibaca dan dimaknai secara utuh. Karena inti dari unggahan tersebut  mempertanyakan sikap IDI terkait syarat rapid test sebelum pasien mendapatkan layanan rumah sakit. Menurut kliennya, hal itu memperlambat proses penanganan, terlebih bagi pasien dalam keadaan khusus, seperti ibu hamil.

Seperti diberitakan,di akun Instagramnya, Jerinx menggunggah kata-kata yang dianggap menghina Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali. Dalam kasus ini Jerinx diduga melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45A Ayat (2) dan/atau Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 Ayat (3) UU Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. RRI.Rini

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00