Terlibat Money Laundry, Anak Mantan Sekda Buleleng Ditahan

Terlibat Money Laundry, DGR Ditahan

KBRN, Denpasar : Anak mantan Sekda Buleleng berinisial DGR akhirnya ditahan Kejaksaan Tinggi Bali. DGR yang diduga terlibat kasus korupsi dan pencucian uang itu juga disinyalir menerima aliran dana 7 Miliar Rupiah yang dinikmati terdakwa 4,7 Miliar Rupiah untuk mempermulus realisasi proyek tersebut.

Kepala Seksi Penerangan Hukum - Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Bali A. Luga Harlinto dikonfirmasi RRI di Denpasar, Jumat (12/8/2022) membenarkan, penahanan tersangka DGR dengan terpenuhinya unsur – unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. Ia menjelaskan, kendati resmi menjadi tahanan, azas praduga tak bersalah dan Hak Asasi Manusia tetap dikedepankan, sehingga hak – hak terdakwa tetap terpenuhi. Sesuai aturan dengan dukungan alat bukti memberatkan, tersangka akhirnya digiring menuju sel tahanan Lapas Kelas IIA Denpasar.

“Penyidik menggunakan kewenangan untuk menahan tersangka DKP selama 20 hari di Lapas Kerobokan, dalam perkara penerimaan sejumlah uang kaitan pembangunan bandara di Bali Utara, pengurusan ijin pembangunan terminal LNG di Celukan bawang dan penyewaan lahan tanah di desa Yeh Sanih,” ungkap Luga Harlianto.

Luga Harlianto menegaskan, penyidik melaksanakan prosedur penahanan sesuai SOP tanpa mengkerdilkan hak – hak tersangka dalam kasus ini. 20 hari kedepan DGR menempati sel tahanan Lapas Kerobokan, sembari menunggu jadwal persidangan.

“Penahanan tersangka sudah sesuai prosedur, tersangka dipastikan sehat. Dititip di Lapas Kerobokan sembari menunggu pelimpahan ke Pengadilan.

Penyidikan kasus korupsi dan pencucian uang proyek pembangunan Bandara Bali Utara di Buleleng,  penyewaan lahan di Yeh Sanih  dan proyek Liquefied Natural Gas (LNG) di Celukan Bawang dengan kerugian negara 16 Miliar Rupiah tidak hanya berhenti pada mantan Sekda Buleleng Dewa Ketut Puspaka. Penyidik Kejati Bali resmi menahan anak mantan Sekda Buleleng berinisial DGR yang disinyalir ikut menikmati aliran dana dari 3 proyek pembangunan di Bali Utara tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar