Pengungkapan dan Pemusnahan Narkotika oleh BNNP Bali

Pengungkapan dan Pemusnahan Narkotika oleh BNNP Bali

KBRN, Denpasar: Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali  berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika daengan total enam kasus dan enam  tersangka pada bulan juli 2022 lalu.

Pada pengungkapan kasus  tersebut  merupakan kerjasama dengan instansi terkait seperti Bea Cukai, Imigrasi Denpasar, Imigrasai Ngurah Rai, dan Bidang Pemberantasan BNNP Sumatera  Utara.

Kepala BNNP Bali  Brigjen Pol Ggde Sugianyar Dwi Putra  kepada wartawan seusai pemusnahan barang bukti narkotika di halaman kantor BNNP Bali, Jumat (5/8/2022) mengatakan  ada   beberapa jenis barang bukti yang dimusnahkan kali ini yakni 5.913,92 gram netto ganja, 738,44 gram  netto kokain, 33,08 gram netto MDMA dan Hasish seberat 5,5 gram netto  Dalam pengungkapan kasus kali ini, Kepala BNNP Bali mengatakan bahwa  tiga tersangka diantaranya adalah WNA dengan barangbukti yang disita hampir 1 kg kokain. Hal ini  tentu menjadi antensi bersama  bahwa peredaran kokain  ini dimungkinkan dari luar negeri.

”Antisipasi  kedepan kita akan memperketat kawasan border dengan instansi terkait termasuk imigrasi dan beacukai dan meningkatkan koordinasi lintas negara  dengan penanganan kasus narkotikan”, jelasnya.

Hal senada dingungkapkan Kepala Kantor Wilayah  Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT Susila Brata  mengatakan  terkait pengungkapan  kasus saat ini adalah hasil dari sinergitas seluruh instansi. Dari  hasil pengungkapan kasus ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan semua pihak  terhadap peredaran gelap narkotika ditengah menggeliatnnya sektor pariwisata Bali.

“Semakin tinggi lalu lintas orang potensi itu selalu ada, kemudia barang kiriman juga ada potensi itu ada, ini yang akan  kita tangani bersama. Kita tingkatkan pariwisata tetapi  yang datang ke Bali kita harapkan yang benar-bernar memiliki  kegiatan positif”, jelasnya.

Dengan berhasilnya diungkap kasus peredaran narkotika  ini diharapkan mampu menyelamatkan  sekita 10 ribu pengguna narkotika. Kedepan sinergitas dalam pembrantasan  narkotika akan terus digencarkan dengan meningkatkan kerjasamadengan instansi terkait lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar