FOKUS: #PPKM MIKRO

Empat Orang Terjaring Operasi Yustisi di Kota Denpasar

Tim Yustisi Kota Denpasar Menjaring Empat Pelanggar Protokol Kesehatan, Minggu (18/4/2021)

KBRN, Denpasar: Tim Yustisi Kota Denpasar kembali bergerak guna meminimalisir penyebaran penularan virus covid-19 di Kota Denpasar. Operasi yustisi yang dilakukan ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro berbasis Desa/Kelurahan kali ini dilaksanakan di beberapa titik di Denpasar, diantaranya di simpang Tohpati, simpang Jalan Gatot Subroto – Jalan Buluh Indah, simpang Gunung Agung, simpang Buana Kubu, dan di Traffic Light Jalan Mahendradata Denpasar, pada Minggu (18/4/2021) pagi.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan dalam pelaksanaan penerapan disiplin protokol kesehatan ini  menyasar kepada masyarakat dan pengendara yang belum menaati protokol kesehatan.

Dalam operasi yustisi kali ini,  ditemukan sebanyak 4 orang pelanggar prokes."Empat orang ini menggunakan masker dengan tidak benar sehingga kami berikan edukasi dan pembinaan agar dapat menerapkan prokes dengan benar dan tidak mengulangi kesalahannya kembali, ujar Dewa Sayoga.

 Dewa Sayoga lebih lanjut mengatakan dalam giat operasi pemantauan prokes kali ini pihaknya juga menertibkan 2 orang pengamen, 1 orang pedagang asongan dan seorang gepeng. “Keempat orang ini akan kami giring ke Kantor Satpol PP Denpasar untuk diberikan pembinaan dan diproses lebih lanjut,” ujarnya.

“Dengan rutin dan gencar dilaksanakan pemantauan protokol kesehatan dan keamanan ini, kami berharap dapat meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan prokes, baik itu menjaga kesehatan, menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, dan menggunakan sanitizer. Dengan mulai menerapkan prokes dari diri sendiri, niscaya penyebaran covid 19 dapat diminimalisir dan pandemi ini cepat berlalu sehingga ekonomi dan kegiatan masyarakat lainnya dapat segera pulih kembali," pungkas Kasatpol PP Dewa Sayoga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00